La Nyalla kunjungi sentra kerajinan sepatu kulit Selosari

KANALSATU - Ketua Kadin Jatim Ir. H. La Nyalla Mahmud Mattalitti mendorong pemerintah provinsi Jatim untuk memberikan dukungan dan penguatan terhadap pekembangan sentra industri sepatu, sandal dan jaket berbahan kulit di Selosari Kota Ngawi, Jawa Timur. Terutama yang terkait dengan aspek permodalan, peningkatan mutu dan design produksi, serta akses pemasaran.

"Potensi home industry alas kaki (sepatu-sandal) dan jaket kulit di Selosari - Ngawi ini sangat besar, dan kalau didorong secara intensif oleh pemerintah- khususnya pemprov Jatim, akan semakin cepat perkembangannya. Terutama akses pasar untuk ekspor dan ke mal," kata La Nyalla di sela kunjungannya di sentra kerajinan Selosari, Sabtu (19/8).

La Nyalla pun memborong sepatu dan sandal untuk seluruh anggota rombangannya pada kunjungan tersebut. Sehingga pemilik salah satu utlet yakni "Bonafide" sangat senang atas kunjungan Ketua Kadin Jatim beserta rombongan. "Industri penyamakan kulit di Selosari juga bagus dan siap berapapun besarnya permintaan. Jika di sektor hilirnya didorong, maka dua-duanya bisa tumbuh besar bersama."

SEjauh ini terdapat 33 pengrajin sepatu, dandal dan jaket kulit sekaligus outletnya yang berada di sekitar Selosari. Rata-rata penjualan per toko antara 150 - 200 unit sepatu per bulan. Harganya pun bervariasi antara Rp150.000 - hingga jutaan rupiah, terutama bagi sepatu yang secara khusus dipesan.

La Nyalla juga menyempatkan diri berkunjung ke sentra kerajinan anyaman bambu di jalan Karya Dharma - Kota Ngawi. Aneka produk hilir dari anyaman bambu dari gawi ini sudah tersohor dan potensinya masih bisa dikembangkan lagi. "Pemda harus betul-betul membantu industri kecil, kaena keberadaannya banyak membantu pembangunan dan penguatan ekonomi setempat," kata La Nyalla.(ks)


Komentar