Kredit Foto:
whatindonews/win14
whatindonews/win14
Even Tour de East Java (TDEJ) merupakan kesempatan baik bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim dalam mempromosikan beraneka budaya di Jawa Timur. Bukan hanya ditingkat nasional, tetapi juga tingkat internasional.
Sejak 2005 event tahunan ini selalu ramai di ikuti pembalap dari lokal dan luar negeri. 15 tim peserta yang mengikuti TDEJ 2013 ini, delapan di antaranya adalah tim kontinental. Kedelapan tim itu adalah, Tabriz Petrochemical Team (Iran), OCBC Cycling Team (Singapura), CCN Cycling Team (Brunei Darussalam), Trenggganu Cycling Team (Malaysia). Serta Synergy Baku Cycling Project (Azerbaijan), UKYO Cycling Team (Jepang) dan Aisan Racing Team (Jepang) dan PSN tentunya.
Selain delapan tim kontinental, TDEJ 2013 ini diikuti lima tim nasional, yakni Bahrain National Team, Brunei Darussalam National Team, Malaysia National Team, Chinese Taipei Cycling Team dan Kazakhstan National Team.
Sejak 2005 event tahunan ini selalu ramai di ikuti pembalap dari lokal dan luar negeri. 15 tim peserta yang mengikuti TDEJ 2013 ini, delapan di antaranya adalah tim kontinental. Kedelapan tim itu adalah, Tabriz Petrochemical Team (Iran), OCBC Cycling Team (Singapura), CCN Cycling Team (Brunei Darussalam), Trenggganu Cycling Team (Malaysia). Serta Synergy Baku Cycling Project (Azerbaijan), UKYO Cycling Team (Jepang) dan Aisan Racing Team (Jepang) dan PSN tentunya.
Selain delapan tim kontinental, TDEJ 2013 ini diikuti lima tim nasional, yakni Bahrain National Team, Brunei Darussalam National Team, Malaysia National Team, Chinese Taipei Cycling Team dan Kazakhstan National Team.
