KANALSATU - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memberikan keterangan pers resmi dengan menyatakan bahwa pihaknya akan "mengintensifkan serangan terhadap kelompok Hamas" di Jalur Gaza dengan para pejabat pertahanannya.
Laporan BBC London yang dikutip pada Kamis (10/7/14) menyebutkan bahwa PM Israel itu mengatakan para milisi Palestina akan "membayar mahal" untuk serangan-serangan roket mereka ke Israel. Secara khusus pejabat militer Israel mengatakan Hamas telah menembakkan 82 roket ke kota-kota Israel pada Rabu (9/7/14), setelah puluhan serangan udara sepanjang malam di Gaza.
Dikabarkan sekitar 50 orang warga Palestina tewas dalam gelombang serangan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Secara lebih serius Pemerintah Israel mengatakan pihaknya telah menyasar para pejuang dan fasilitas milik militan, termasuk peluncur roket, gudang senjata, terowongan dan pusat-pusat komando. Namun, pejabat medis Gaza mengatakan separuh korban jiwa adalah warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak.(win5)
Laporan BBC London yang dikutip pada Kamis (10/7/14) menyebutkan bahwa PM Israel itu mengatakan para milisi Palestina akan "membayar mahal" untuk serangan-serangan roket mereka ke Israel. Secara khusus pejabat militer Israel mengatakan Hamas telah menembakkan 82 roket ke kota-kota Israel pada Rabu (9/7/14), setelah puluhan serangan udara sepanjang malam di Gaza.
Dikabarkan sekitar 50 orang warga Palestina tewas dalam gelombang serangan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Secara lebih serius Pemerintah Israel mengatakan pihaknya telah menyasar para pejuang dan fasilitas milik militan, termasuk peluncur roket, gudang senjata, terowongan dan pusat-pusat komando. Namun, pejabat medis Gaza mengatakan separuh korban jiwa adalah warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak.(win5)
