Permintaan Tinggi, Blesscon Ekspansi ke Jawa Tengah

Commercial Director PT Superior Prima Sukses, Henrianto (kiri) bersama Production Director PT Superior Prima Sukses Hendra Widodo (kanan) di pabrik PT Superior Prima Sukses di Sragen yang baru beroperasi Februari 2021.



KANALSATU – Meskipun sektor properti mengalami kelesuan di saat pandemi, produk bata ringan dengan merk dagang Blesscon tetap mengalami peningkatan permintaan. Bahkan, PT Superior Prima Sukses yang menjadi produsennya mantab untuk melakukan ekspansi ke Jawa Tengah, tepatnya di Kabupaten Sragen.

“Sempat khawatir di kuartal pertama, tapi akhirnya kami finish di 2020 dengan catatan pertumbuhan positif 9 persen dibanding tahun sebelumnya,” kata Commercial Director PT Superior Prima Sukses, Henrianto dalam siaran pers yang diterima Kanalsatu.com, Rabu (24/2/2021). Ia mengakui, memang dibutuhkan effort lebih keras untuk dapat meningkatkan daya saing supaya tetap mengalami pertumbuhan bisnis.

Selain itu Blesscon berusaha memastikan ketersediaan produk di toko bangunan dengan melakukan perluasan distribusi. Tak hanya mengandalkan proyek-proyek besar, Blesscon tumbuh dari para end user yang dipuaskan dengan ketersediaan produk dan pengiriman yang cepat.

Selama ini, permintaan bata ringan Blesscon dipenuhi dari pabriknya yang ada di Mojokerto yang memiliki kapasitas produksi sebesar 400 ribu meter kubik (m3) per tahun dan Lamongan sebesar 700 ribu m3 per tahun.

Henrianto menegaskan Blesscon telah menjadi market leader di Jawa Timur dengan market share mencapai 25-30 persen. "Kami juga menargetkan pangsa pasar di Jateng bisa meningkat dengan kehadiran pabrik baru kami. Terlebih lagi di wilayah Jateng selatan, Soloraya dan DIY, belum ada pabrik dan pemain produksi bata ringan ini," jelas Henrianto.

Di Sragen, PT Superior Prima Sukses membuka pabrik ke tiga dengan dua line produksi. Production Director PT Superior Prima Sukses Hendra Widodo menjelaskan satu line produksi telah beroperasi dan satu line lagi sedang proses pembangunan. “November 2021 seluruh line sudah beroperasi. Kapasitas produksinya mencapai 1,6 juta m3 per tahun,” imbuh Hendra.

Ekspansi ini mengukuhkan Blesscon sebagai produsen bata ringan terbesar di Indonesia dengan produksi 2,7 juta m3 per tahun.

Pemilihan Sragen sebagai lokasi ekspansi menurutnya karena tingginya permintaan bata ringan dari Jawa Tengah. ”Selama ini, banyak developer maupun end user di Jawa Tengah membeli bata ringan dari produsen Jawa Timur. Adanya biaya distribusi tersebut membuat harga bata ringan di Jateng lebih tinggi dari bata ringan di Jatim. Dengan adanya Blesscon di Sragen, biaya distribusi bisa ditekan,” ungkap Hendra.

Ekspansi pabrik bata ringan di Sragen ini bak gayung bersambut dengan target investasi di Jawa Tengah, khususnya Sragen. Pemerintah setempat berkomitmen menjadikan wilayahnya area industri. “Kami tidak akan bertele-tele (dalam proses perizinan.red). Selama industri tersebut padat karya dan ramah lingkungan, kami terbuka,” ungkap Sekda Sragen Tatag Prabawanto. (KS-5)


Komentar