Mudik Lebaran 2026, PLN Siapkan 1.681 SPKLU di Jalur Utama Termasuk Surabaya–Bali

KANALSATU - Sebanyak 1.681 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) disiapkan PT PLN (Persero) di 994 lokasi jalur mudik utama Sumatera, Jawa hingga Bali untuk mendukung arus mudik Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026. Infrastruktur ini disiapkan untuk mengantisipasi meningkatnya penggunaan kendaraan listrik pada musim mudik Lebaran.

Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero) Adi Priyanto mengatakan pihaknya memastikan seluruh fasilitas pengisian kendaraan listrik di jalur mudik utama dapat beroperasi optimal selama periode Lebaran.

Untuk memastikan kesiapan tersebut, PLN melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik SPKLU di jalur Surabaya hingga Banyuwangi yang menjadi koridor utama menuju Bali.

“Kami ingin memastikan secara langsung bahwa seluruh SPKLU di koridor Surabaya hingga Bali beroperasi dengan baik dan siap melayani pengguna kendaraan listrik. Tren penggunaan kendaraan listrik terus meningkat, termasuk untuk perjalanan jarak jauh saat musim mudik Lebaran,” ujar Adi.

Secara nasional, PLN bersama para mitra telah menyediakan 4.769 unit pengisi daya kendaraan listrik yang tersebar di 3.078 lokasi di seluruh Indonesia. Infrastruktur ini terdiri dari berbagai jenis pengisian, mulai dari Ultra Fast Charging, Fast Charging, Medium Charging hingga Standard Charging.

Selama periode mudik Lebaran, layanan tersebut juga didukung oleh lebih dari 5.000 petugas siaga yang berjaga selama 24 jam dalam tiga shift guna memastikan operasional SPKLU tetap berjalan lancar.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur Ahmad Mustaqir menjelaskan bahwa di wilayah Jawa Timur tersedia 297 unit SPKLU yang tersebar di 158 lokasi.

Menurutnya, ketersediaan infrastruktur ini menjadi bagian dari upaya PLN untuk memastikan pemudik yang menggunakan kendaraan listrik dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.

“Dengan menggunakan kendaraan listrik secara langsung dalam perjalanan ini, kami ingin memastikan bahwa infrastruktur SPKLU di jalur Surabaya hingga Banyuwangi benar-benar siap melayani para pemudik,” ujarnya.

Pengalaman positif juga dirasakan oleh pengguna kendaraan listrik bernama Surya (34) yang melakukan perjalanan dari Surabaya menuju Situbondo. Ia menilai fasilitas pengisian daya di jalur tersebut cukup memadai.

“Pengisian biasanya sekitar 15 sampai 20 menit. Sambil menunggu, pengunjung bisa bersantai dan menikmati  fasilitas yang tersedia di rest area,” katanya. (KS-5)

Komentar