BIN belum temukan e-KTP palsu

Kepala BIN Marciano Norman.

KANALSATU - Badan Intelijen Negara (BIN) ikut menangani kasus dugaan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) asli palsu yang dibuat di Prancis dan Cina. Dari hasil koordinasi sementara di luar negeri, BIN belum menemukan mengenai e-KTP asli tapi palsu tersebut.

"Kami menjalin kerjasama melalui perwakilan kita di luar negeri untuk lebih meyakinkan lagi di mana pemalsuan itu dilakukan," kata Kepala BIN Marciano Norman di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (17/11/14).

BIN masih akan terus melakukan pengembangan berbekal temuan awal dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri). "Kita koordinasi dengan anggota BIN di luar negeri dan counter part kita. Kita juga mencari informasi yang bisa kita kembangkan dari data yang diberikan Kemendagri."

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengaku telah menemukan e-KTP palsu beredar buatan Cina dan Prancis. "Padahal hologramnya sah, buatan di luar, dari Cina dan Prancis," ungkap Tjahjo usai membuka acara Rapat Kerja Nasional Pencatatan Sipil Tahun 2014 di Provinsi DI Yogyakarta, Minggu (16/11/14) malam.

Bahkan, Tjahjo mengklaim telah mengetahui dugaan e-KTP palsu sebelum menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri. "Soal modus dan jumlah total e-KTP palsu tersebut, itu sepenuhnya kewenangan kepolisian," ucapnya.(win6)

Komentar