Lebih dari 1000 Anak di Jatim Terkonfirmasi Covid-19


KANALSATU - Lebih dari 1.000 anak di Jawa Timur terkonfirmasi positif Covid-19. Kondisi masyarakat di sekitarnya turut berpengaruh terhadap kondisi kesehatan sang anak.


"Jumlah anak yang terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 1.137 orang. Dari jumlah tersebut, tiga di antaranya meninggal dunia dan tingkat kesembuhan hanya mencapai 40,4 persen," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Kependudukan (DP3AK) Provinsi Jawa Timur, Andriyanto saat saat webinar dengan tema "Peran Media Massa dalam Pemenuhan Hak Kesejahteraan dan Perlindungan Anak, Selasa (21/7/2020).

Jumlah anak yang terkonfirmasi positif tersebut setara dengan 6,6 persen dari total pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Jatim. "Dari angka 6,6 persen tersebut, 1,7 persen merupakan anak usia 0-5 tahun, dan 4,9 persen adalah anak usia 6-17 tahun," ujarnya lagi.

Ia menambahkan, untuk saat ini telah diterbitkan protokol perlindungan anak di masa pandemi dan sudah disosialisasikan ke daerah. Termasuk pendampingan kepada anak yang orang tuanya terkonfirmasi positif Covid-19.

Direktur Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Tulungagung, Winny Isnaeni menambahkan, sebelumnya pihaknya juga sudah membagikan hygene kit for kids di beberapa daerah, salah satunya di Jombang.

Terkait kondisi saat ini yang juga mewajibkan sekolah diadakan dengan cara Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), Winny menuturkan masih ada kesalahan persepsi dari pemerintah daerah atau sekolah yang mewajibkan siswa harus sekian jam di depan laptop atau ponselnya.

"Padahal bisa hanya sekian waktu dan selebihnya diberi pekerjaan mandiri. Atau bisa juga guru mendatangi siswa secara berkelompok. Atau dana BOS digunakan untuk pembelian paket data," tuturnya. Selain itu ia juga mendorong agar masyarakat bisa bersama-sama berlangganan paket data bersama-sama untuk kebutuhan belajar anak-anak. (KS-5)
Komentar