Masyarakat Bali Mendapatkan Wakaf Al-Qur'an sebanyak 6000 Eksemplar

KANALSATU- Gerakan Wakaf Al-Qur’an akhirnya sampai di pulau Bali. Kali ini sebanyak 6000 mushaf dibagikan kepada masyarakat muslim Bali oleh Yayasan Iman Care yang merupakan lembaga sosial keagamaan yang berpusat di negeri Sabah Malaysia.

Irfan Ahmad selaku koordinator Imancare Indonesia menjelaskan, gerakan wakaf Al-Qur’an sendiri merupakan gerakan yang menghimpun dan mendistribusikan Al-Qur’an hingga ke pelosok negeri yang bekerjasama dengan yayasan Amirul-Ummah Indonesia.

"Donaturnya dari masyarakat muslim di Malaysia. Nah Indonesia merupakan negara yang menjadi tujuan utama wakaf ini karena penduduk muslimnya di negara ini kan banyak," ujarnya saat ditemui dalam kegiatan seremoni pembagian wakaf Al-Qur'an di gedung DPD Bali, Sabtu, (9/4/2021).

Dijelaskan, tujuan utama kegiatan wakaf ini adalah untuk memenuhi kebutuhan musraf di Indonesia. Karena berdasarkan riset dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) diketahui kebutuhan Al-Qur'an setiap tahunnya sebanyak dua juta. Sehingga yayasan Insan Care hadir untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Menurutnya, setiap tahunnya pihaknya menargetkan sebanyak 100 ribu Al-Qur'an yang akan di distribusikan hingga ke pelosok negeri.

"Dan kebetulan hari ini kami hadir di Bali. Sebelumnya kami juga sudah mendiskusikan di NTB sebanyak 20 ribu Al-Qur'an, Palu sebanyak 10 ribu Al-Qur'an dan kedepan kita akan melakukan hal yang sama di Kota Padang," tegasnya.

Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali Hj. Any Haniah sebenarnya Pemerintahan pusat juga memiliki wakaf Al-Qur'an untuk masyarakat muslim Bali setiap tahunnya. Akan tetapi jumlahnya sangat sedikit yaitu sekitar 200 eksemplar Al-Qur'an karena berkaitan dengan distribusi. Oleh sebab itu, dengan adanya bantuan atau wakaf Al-Qur'an ini pihaknya mewakili mengaku berterimakasih kepada Iman Care.

"Berdasarkan data yang kami miliki ada sekitar 200 masjid dan 500 Mushola yang tersebar di seluruh pulau Bali. Oleh sebab diharapkan distribusi wakaf Al-Qur'an ini bisa merata. Dan bagi para pewakaf semoga kegiatan ini menjadi amal jariah yang kelak dinilai Ibadah oleh Allah S.W.T," ucapnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh anggota DPD Bali Bambang Santoso. Pihaknya mewakili masyarakat muslim Bali mengucapkan terimakasih kepada pewakaf Al-Qur'an ini. Diharapkan dengan wakaf ini bisa membangun peradaban Al-Qur'an. Karena membangun peradaban Al-Qur'an ini menjadi tanggung jawab masyarakat muslim.

Selain itu, harapan lain dengan wakaf Al-Qur'an ini umat Islam di Bali menjadi barometer masyarakat muslim yang membangun peradaban dari Al-Qur'an.
"Tentunya Pertama berikhtiar bersama bagaimana menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup beragama, bermasyarakat dan bernegara," jelas Bambang Santoso yang juga sebagai ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Bali ini.
Komentar