Pasar Modal Indonesia Siapkan126.000 Dosis Vaksin dan Himpun 7.000 kantong darah

Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso



KANALSATU – Dalam rangka HUT ke-44 pasar modal Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Self-RegulatoryOrganization (SRO) mendukung program pemerintah untuk mempercepat pemberian vaksin kepada masyarakat Indonesia.

Secara total, pasar modal Indonesia telah mendukung pelaksanaan vaksinasi sebanyak 126.016 dosis kepada masyarakat di beberapa kota, dengan sekitar 54.000 dosisi diberikan pada peserta vaksinasi di Jawa Timur.

SRO yang dimaksud terdiri dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

Pelaksanaan sentra vaksinasi dilaksanakan di 13 kota di Indonesia, baik di pulau Jawa, seperti Jakarta, Surabaya, Purwokerto, Bantul, Gresik, dan Semarang, serta Lamongan hingga di luar Jawa seperti Jambi, Palangka Raya, Mataram, Makassar, dan Manggarai Barat.

Direktur Utama KSEI sekaligus Anggota Dewan Pengarah 44 tahun diaktifkannya kembali pasar modal Indonesia, Uriep Budhi Prasetyo mengatakan, sentra vaksinasi sangat penting selama masa pandemi COVID-19 dan masih menjadi fokus utama pemerintah hingga saat ini.

Berdasarkan data dari laman vaksin Kementrian Kesehatan (vaksin.kemenkes.go.id) per 7 Oktober 2021, sebanyak 50,57% masyarakat Jawa Timur telah menerima vaksin dosis pertama dan 25,97 % masyarakat Jawa Timur telah menerima vaksin dosis kedua.

Uriep berharap dengan adanya sentra vaksinasi dari kegiatan CSR yang dilaksanakan OJK dan SRO, akan meningkatkan tingkat penerima vaksin sehingga mempercepat terciptanya herd immunity, khususnya di Lamongan.

Seperti diketahui, pandemi COVID-19 membawa dampak besar pada sektor ekonomi di Indonesia. Program vaksinasi yang dicanangkan pemerintah diharapkan mampu membawa ekonomi Indonesia kembali tumbuh akibat hantaman pandemi.

Vaksinasi diperlukan agar masyarakat memiliki imunitas yang tinggi. Jika semakin banyak masyarakat memiliki imunitas yang baik, maka diharapkan geliat roda perekonomian dalam negeri dapat semakin tumbuh.

Sebagai lanjutan kegiatan CSR dalam rangka HUT ke-44 pasar modal Indonesia, Jumat (8/10/2021) diselenggarakan kegiatan CSR di Lamongan, Jawa Timur. Acara tersebut turut dihadiri Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso.

Sebelum Lamongan, pasar modal Indonesia telah melakukan beberapa kegiatan CSR di kota-kota di Jawa Timur, seperti Surabaya, Malang, Kediri dan Gresik. Beberapa kegiatan yang dilakukan antara lain sentra vaksinasi, donor darah, pemberian bantuan kepada tenaga pemulasaran jenazah COVID-19 serta pemberian santunan dana kepada ahli waris tenaga kesehatan.

Untuk sentra vaksinasi, Lamogan merupakan kota ke-13 lokasi penyelenggaraan sentra vaksinasi yang didukung oleh OJK dan SRO. Sedangkan untuk penyelenggaraan donor darah, sampai dengan saat ini, total lebih dari 7.000 kantong darah yang berhasil dihimpun melalui CSR HUT ke-44 Pasar Modal Indonesia.

Ketua Dewan Komisioner OJK mengatakan, terdapat 10 juta vaksin yang akan disediakan OJK tahun ini. Vaksin menjadi hal yang utama supaya masyarakat tetap sehat dan dapat beraktivitas.

”Untuk mencapai herd immunity, sebanyak 2,1 juta orang harus divaksin setiap hari. Maka itu, percepatan distribusi harus dilakukan,” ujar Wimboh.

Selain sentra vaksinasi, di Lamongan juga akan dilaksanakan kegiatan CSR lain berupa donor darah, pemberian santunan kepada ahli waris 94 tenaga kesehatan senilai lebih dari 1 miliar Rupiah, serta pemberian bantuan alat kesehatan di klinik kesehatan pesantren Matholiul Anwar (MAWAR). (KS-5)
Komentar