273 Pesilat Turun di Kejurcab Surabaya

Rebut Tiket Porprov 2022

Ketua IPSI Surabaya, Bambang Haryo, didampingi Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan dan Rektor UWK Surabaya, Prof H Widodo Ario Kentjono, dalam keterangan pers Kejurcab Pencak Sdilat di Surabaya

KANALSATU - Persaingan di Kejuaraan Cabang (Kejurcab) Pencak Silat, digelar di Kampus Universitas Wijaya Kusuma (UWK) Surabaya, 8 -10 Nopember 2021 bakal berlangsung ketat. Sebanyak 273 pesilat Surabaya, bertarung untuk berebut tiket di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2022 mendatang.

"Ada 273 atlet dari sekitar 47 perguruan tampil di Kejurcab IPSI Surabaya," kata Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Surabaya, Bambang Haryo, kemarin

Bambang mengatakan, sebenarnya kejurcab digelar pada Agustus, namun karena pandemi Covid-19, event ini baru bisa digelar November.

“Sebenarnya bulan agustus lalu mengadakan selekcab ini, tetapi waktu itu Surabaya masih level 3 maka diundur. Dan saat ini, Surabaya sudah level 1 maka kita baru bisa jalan sekarang. Kita didukung oleh Rektor UWK dan Kapolres Surabaya,” katanya.

Kejurcab ini, lanjut Bambang, juga sebagai ajang untuk seleksi atlet sebelum berlaga di Porprov 2022, di Jember. Mereka para atlet terbaik akan diturunkan di multievent paling bergengsi di Jatim itu. “Kami ingin menjaring atlet-atlet yang hebat untuk persiapan Porprov 2022 di Jember. IPSI Surabaya ingin merebut juara umum,” terangnya. 

Selain sebagai ajang seleksi, kegiatan IPSI Surabaya bertujuan ikut ambil bagian dalam menjaga kota Surabaya. Sebab Surabaya memiliki ribuan pesilat siap untuk menjaga Kota Pahlawan. “Ayo pesilat podo-podo jogo (sama-sama jaga) Surabaya,” pinta Bambang.

Sementara itu, Rektor UWK Surabara, Prof Dr H Widodo Ario Kentjono dr Sp THT-KL (K) FICS, mendukung seluruh kegiatan olahraga. Bahkan, ia juga memberikan beasiswa Rp12,5 juta bagi atlet berprestasi yang ingin kuliah di UWK. (ks-6)

 

Komentar