Gubernur Lepas Atlet Jatim Kontingen SEA Games 2022

Total dari Jatim, 71 Atlet dan 19 Pelatih

Gubernur Khofifah, didampingi Ketua Umum KONI Jatim, M Nabil, secara simbolis memberikan uang saku kepada atlet selam Janis Rosalita memperkuat kontingen Indonesia menuju SEA Games, Hanoi, Vietnam, pada 12 - 23 Mei.

KANALSATU - Atlet dan pelatih Jawa Timur (Jatim), memperkuat kontingen Indonesia di SEA Games 2022 Vienam, dilepas Gubernur Khofifah Indar Parawansa, di Jakarta, Selasa (26/4/2022), malam.

Gubernur berpesan, agar atlet Jatim mendulang emas dan bisa mengibarkan Merah Putih di Vietnam.

Atlet Jatim masih menjadi tulang punggung kontingen Indonesia, di multi-event internasional. Pada Sea Games 2022 ini. Dengan mengirimkan total 71 atlet, dan 19 pelatih untuk memperkuat Merah Putih. Atlet dan pelatih asal Jatim akan tampil di 19 cabang olahraga (cabor).

Indonesia secara resmi, akan mengirimkan 476 atlet dari 31 cabor, di multievent berlangsung, pada 12 - 23 Mei, mendatang.

Jika dibandingkan jumlah atlet pada SEA Games 2019 Filipina, yaitu 841 atlet dari 52 cabor. Sekarang tim Indonesia untuk SEA Games Vietnam, mengalami penurunan 43,4 persen. Pada SEA Games 2019, Jatim menyumbang 119 atlet dan 29 pelatih.

Gubernur Khofifah, mengatakan kepada para atlet dan pelatih, bahwa semangat harus harus menyatu antara atlet dan pelatih. 

“Kalau pelatih dan offisial menyatu dengan atletnya, Insyaa Allah semua dalam posisi semangat 45. Semangat pantang menyerah, harus berjuang demi Merah Putih," ujar Khofifah.

Dia juga berpesan, agar atlet dan pelatih melambungkan nama Jatim, dan mengharumkan Indonesia di Vietnam. 

"Atlet Jawa Timur harus mampu mengibarkan bendera merah putih, dan kumandangkan Indonesia  di sana. Raihlah emas sebanyak mungkin, dan buatlah bangga Indonesia di mata dunia lewat prestasi kalian. Saya yakin Jawa Timur mampu," tambah Khofifah. 

Menurutnya, olahraga adalah salah satu cara untuk menumbuhkan nasionalisme. Setiap atlet akan dilatih, dan dibimbing untuk memberikan yang terbaik untuk Indonesia.

“Ketika sudah masuk di arena SEA Games, maka Garuda di dadaku. Dan Merah Putih kita kibarkan setinggi-tingginya,” tegas Khofifah. 

Pada kesempatan ini, gubernur juga memberikan tali asih kepada atlet, dan pelatih terbang ke Vietnam.

Ketua Umum KONI Jatim, Muhammad Nabil, berpesan agar utusan Jatim di kontingen Indonesia tampil ngeyel. Dan memberikan terbaik di SEA Games 2022. 

“Buktikan bahwa atlet Jawa Timur layak jadi andalan. Harus menang. Harus meraih medali emas. Semangat itu, harus tertanam di dada. Jangan pernah menyerah!” tegas Nabil.

Nabil optimistis, Jatim masih akan menjadi pendulang medali emas terbanyak untuk Indonesia. Raihan medali emas tersebut, diantaranya kontribusi oleh atlet asal Jatim. 

Pada SEA Games XXX/2019 Filipina, atlet Jatim menyumbang 26 medali emas. Sedangkan untuk perak dan perunggu masing-masing 19 medali.

Di Filipina, perolehan medali emas kontingen Indonesia sebanyak 72 emas, medali perak 84 dan medali perunggu 111.

Pada Asian Games 2018 saja, atlet Jatim menyumbangkan 12 emas dari total 31 emas diraih kontingen Indonesia.

Sementara itu, anggota komite eksekutif Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Rafiq Hakim Radinal, hadir pada acara pelepasan atlet Jatim ini, berharap Presiden Joko Widodo melepas tim Merah Putih menuju Vietnam.

Rafiq mengatakan, pihaknya sudah mengirimkan surat permohonan agar presiden dapat melepas kontingen SEA Games, pada 9 Mei nanti.

Menurutnya, keberangkatan tim Indonesia ke Vietnam akan dibagi ke dalam beberapa kelompok terbang atau kloter.

Kloter pertama, akan berangkat lebih awal salah satunya cabor sepak bola. Karena, pertandingannya berlangsung sebelum upacara pembukaan 12 Mei. Dan, memulai babak penyisihan grup, pada 6 Mei, mendatang. (ega)

Komentar