Gelar Tebang dan Tanam Perdana di Lahan Petani Tebu Program Makmur




KANALSATU - Sebagai tindaklanjut kerjasama dengan PT Petrokimia Gresik melalui Program Makmur yang telah disepakati Bulan April lalu, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X mengadakan kegiatan tebang perdana lahan petani tebu Program Makmur MT. 2021/2022 dan tanam perdana lahan petani tebu Program Makmur MT. 2022/2023 di Kebun TR Ngadiluwih, PG Ngadiredjo, Kediri, Jumat (1/7/2022).

Lahan tebu yang ditanam ini nantinya akan didukung pemenuhan pupuknya melalui Program Makmur Agrosolusi. Pupuk yang disediakan adalah pupuk non subsidi jenis ZA dan NPK Phonska Plus.

Program ini bertujuan untuk mendorong peningkatan produktivitas tebu dengan pendampingan intensif kepada petani melalui budidaya tanaman dengan memberikan pasokan sarana produksi dan pemasaran hasil pertanian melalui skema kemitraan. Rencananya, program Makmur ini akan memenuhi kebutuhan pupuk hingga 23.500 Ton untuk petani binaan di 9 pabrik gula PTPN X, dan 9.950 petani tebu lainnya.

“Tebang dan Tanam perdana tebu ini sebagai langkah nyata sinergi antara PTPN X dengan Petrokimia Gresik dalam upaya peningkatan produktivitas tebu,” terang Direktur PTPN X Tuhu Bangun.

Sampai Juni 2022, angka realisasi pemupukan oleh Progam Makmur yang telah dilakukan oleh PTPN X mencapai 1.694,69 Ha atau sekitar 7,21 persen dari target. Untuk masa tanam 2022/2023 sendiri PTPN X mentargetkan penyaluran pupuk sebesar 15.694 Ton dengan rincian NPK sebanyak 4.804 Ton dan ZA 10.890 Ton.

Saat ini sudah tersalurkan sebanyak 1.722,75 Ton ke Pabrik Gula Kremboong. Gempolkrep, Djombang Baru, Tjoekir, Meritjan, Pesantren Baru dan Ngadiredjo.

Penyerapan pupuk sendiri tercatat sudah mencapai 18,20 persen dari target PTPN X. Ke depannya, pemupukan akan terus dilakukan secara kontinyu sehingga dapat terealisasi 100 persen.

“Saya berharap dengan adanya program Makmur akan mendukung ketepatan pemupukan, yang berujung pada peningkatan produktivitas secara signifikan,” ungkap Direktur Produksi dan Pengembangan Holding Perkebunan Nusantara, Mahmudi.

Adanya program makmur telah terbukti meningkatkan produktivitas petani tebu. Pada Masa Tanam 2020/2021, produktivitas mencapai 116,5 Ton/Ha, sedangkan produktivitas Masa Tanam 2021/2022 mencapai 157,7 Ton/Ha. Kenaikan produktivitas tersebut mencapai angka 37 persen.

Selain itu, sinergi antara PTPN X dengan PT Petrokimia Gresik ini merupakan peranan BUMN dalam mewujudkan ketahanan pangan, khususnya di sektor gula nasional.

Acara ini juga dihadiri Direktur Pemasaran PT Pupuk Indonesia, Gusrizal, Direktur Utama PT Petrokima Gresik, Dwi Satriyo Annurogo, SVP Akselerasi Project Pembiayaan dan Ekosistem Pendanaan Bank BNI, Eddy Awaludin dan Bupati Kabupaten Kediri Hanindhito Himawan Pramana serta Pejabat Muspika setempat.(KS-5)
Komentar