Gladiator Athletic Club Juara Umum Atletik DBON

Igornas Unesa Kerjasama dengan Kemenpora

Teks: Ketua Igornas Jatim, Anam Syaifuddin (kanan), Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora Jatim, Vitri Rahmawati (tengah), dan Ketua Divisi Sport Science Unesa, Mochamad Purnomo (kiri), bersama para juara di Kejuaraan Cabor Atletik DBON.

KANALSATU – Kejuaraan cabang olahraga (cabor) atletik Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), dimenangkan Gladiator Athletic Club (GAC), dengan raihan 3 medali emas, 2 perak dan 1 perunggu. 

Atlet GAC yang meraih 3 medali emas diantaranya, Nurus Syifa Dwi yang turun dinomor tolak peluru putri dengan lemparan sejauh 10.54m, Ariz Nuraniyyah di nomor lompat jauh (4,87m) dan Ahmad Zufar AL, Far di tolak peluru putra (14.86m).

Sementara di peringkat kedua, diraih SMPN 18 Malang dengan 2 medali emas. Kemudian MTsN 2 Malang juga dengan 2 medali emas. Disusul, Blitarian Athletic Club yang meraih 1 medali emas dan 1 medali perunggu.

Anam Syaifuddin, Ketua Ikatan Guru Olahraga Nasional (IGORNAS) Jatim, mengatakan, pihaknya bekerjasama dengan Kemenpora menyelenggarakan kegiatan kejuaraan cabor DBON.

Ada tiga cabor yang dilombakan, yakni balap sepeda digelar di Bojonegoro, renang di Kolam Renang Unesa Surabaya dan atletik diselenggarakan di Lapangan Thor Surabaya. 

Untuk cabor atletik melombakan lompat jauh, lari 100m, 200m dan dan tolak peluru putra dan putri.  

"Untuk cabor atletik diikuti 246 peserta dengan usia di bawah 16 tahun dari 23 kabupaten/kota di Jatim. Ajang ini merupakan upaya untuk mencari bibit yang nantinya dari hasil ini akan kami laporkan ke masing-masing PB (pengurus besar) cabor di Jakarta yang akan membina atlet,” ujar Anam, saat ditemui di Lapangan Thor Surabaya, Rabu (7/12/2022).

Untuk menggali bakat atlet muda, Igornas juga akan terus melakukan sosialiasi ke sekolah mulai jenjang SD, SMP maupun SMA. 

Ketua Divisi Sport Science Unesa, Mochamad Purnomo menambahkan, kejuaraan cabor DBON harus segera masuk ekstrakuler di semua sekolah untuk pembinaan.

"Sebab peran sekolah cukup penting untuk pembinaan. Nantinya kejuaraannya akan kita pisah, untuk lini bawah atlet pelajar yang bergabung di sekolah dan untuk klub ada tersendiri," katanya. (ega)

 

 

Komentar