Aston Gresik Hadirkan Jasa Masak Daging Qurban, Solusi Praktis Olahan Kambing Anti Prengus

KANALSATU — Menjelang Idul Adha 2026, Aston Gresik Hotel & Conference Center menghadirkan layanan unik berupa jasa memasak daging qurban agar lebih praktis dan lezat dinikmati masyarakat.
Program bertajuk “Chef Meramu” tersebut diperkenalkan melalui live cooking “Rahasia Mengolah Daging Kambing Ala Chef” yang digelar di Nira Restaurant, Rabu (20/5/2026).
Dalam kegiatan itu, Executive Chef Aston Gresik Erna memperagakan teknik memasak krengsengan kambing agar tekstur daging tetap empuk dan bebas bau prengus.
Menurut Chef Erna, kunci utama mengolah daging kambing terletak pada proses seasoning, pemilihan rempah segar, hingga teknik memotong dan memasak daging yang tepat. “Kualitas rasa dan tekstur daging sangat dipengaruhi teknik pengolahan sejak awal,” ujarnya saat demonstrasi memasak.
Acara berlangsung interaktif karena peserta tidak hanya menyaksikan proses memasak, tetapi juga berdiskusi langsung mengenai teknik perebusan dan pembumbuan daging kambing ala hotel berbintang.
Hasil masakan berupa krengsengan kambing kemudian dibagikan kepada peserta untuk dicicipi.
Melalui program “Chef Meramu”, masyarakat kini dapat membawa daging qurban mereka ke Aston Gresik untuk diolah menjadi berbagai menu khas seperti rica-rica, asem-asem, gulai, hingga olahan lainnya dengan standar cita rasa hotel.
Marcom Executive Aston Gresik Hotel & Conference Center Candy Vicha mengatakan layanan tersebut dirancang untuk membantu masyarakat menikmati olahan daging qurban tanpa repot memasak sendiri di rumah.
“Kami ingin menghadirkan pengalaman berbeda menjelang Idul Adha melalui layanan kuliner yang praktis sekaligus edukatif,” katanya.
Program ini dinilai relevan dengan kebutuhan masyarakat saat Idul Adha, terutama bagi warga yang masih kesulitan mengolah daging kambing agar tidak alot dan berbau menyengat.
Melalui pendekatan kuliner tersebut, Aston Gresik Hotel & Conference Center berharap dapat menghadirkan layanan yang lebih dekat dengan tradisi masyarakat sekaligus memberikan pengalaman memasak yang lebih praktis dan modern.
(KS-5)