Pesawat Hercules C-130 milik TNI AU jatuh di Medan

KANALSATU – Pesawat Hercules C-130 milik TNI Angkatan Udara yang jatuh di Jalan Jamin Ginting, Medan, Sumatera Utara, pada Selasa (30/6) sudah berusia 51 tahun dan merupakan buatan tahun 1964. Meski demikian kondisinya masih baik dan dinyatakan layak terbang. Sejauh ini korban tewas akibat kecelakaan itu mencapai 41 orang, sebagian besar merupakan warga sekitar jatuhnya pesawat.

Pesawat C-130 Hercules bermesin empat turboprop sayap tinggi (high wing) - diproduksi 1964 dari pabrik Lockheed di Burbank, California, Amerika Serikat. Di banyak negara di dunia, pesawat jenis ini umumnya dipakai sebagai pesawat angkut pasukan militer. Tapi ada juga yang dipakai sebagai pengamatan cuaca, pengisian bahan bakar di udara, pemadam kebakaran udara, dan ambulans udara.

Pesawat nahas yang dikemudikan oleh Kapten Sandi Permana itu mengangkut 13 penumpang anggota TNI dan sipil, seluruhnya tewas. Sedangkan total korban tewas termasuk pihak yang berada di dalam bangunan yang dihantam oleh jatuhnya pesawat hingga pukul 16.10 mencapai 41 orang. Seluruh jenazah dibawa ke RS Adam Malik, Kota Medan. Selain itu juga banya warga setempat yang mengalami luka-luka akibat serpihan bangunan yang tertimpa pesawat.

Pesawat itu jatuh sekitar pukul 11.50 WIB, setelah sekitar dua menit lepas landas . Dikabarkan ekor pesawat sempat menambrak tower telekomunikasi, untuk kemudian menghujam dan menghantam bangunan ruko di sekitar permukiman warga. Diduga ada sekitar 67 – 70 orang tertimpa bangunan yang dihantam pesawat nahas tersebut. Termasuk anak-anak.(win3)
Komentar