Para fans sepakbola nampak belum berani keluar stadion pasca peledakan bom di luar stadion, namun sebagian ada juga yang berani keluar dari stadion. Polisi dan tentara terus melakukan evakuasi, dan berjaga-jaga di sekitar lokasi serangan.
Serangan mematikan di tujuh lokasi itu di lakukan hampir bersamaan pada Jumat malam 13 November 2015. Serangan itu dilakukan dengan bom dan penembakan. Salah satu pelaku yang meledakkan dirinya dengan bom di luar stadion sepak diketahui meneriakkan kata yang terkait dengan konflik di Suriah. Sementara di dalam stadion Stade de France, sedang berlangsung pertandingan sepakbola antara tim Prancis vs Jerman.
Sedangkan di tempat lainnya, yakni di sebuah konser musik sejumlah pelaku teror memberondongkan senapan laras panjang secara membabi-buta ke arah penonton yang sedang menikmati penampilan grup band asal AS yakni Eagles of Death Metal di di dekat pusat kesenian Bataclan. Kabarnya gitaris dari kelompok musik itu hingga kini belum diketahui keberadaannya.(win5/foto: istimewa)
Serangan mematikan di tujuh lokasi itu di lakukan hampir bersamaan pada Jumat malam 13 November 2015. Serangan itu dilakukan dengan bom dan penembakan. Salah satu pelaku yang meledakkan dirinya dengan bom di luar stadion sepak diketahui meneriakkan kata yang terkait dengan konflik di Suriah. Sementara di dalam stadion Stade de France, sedang berlangsung pertandingan sepakbola antara tim Prancis vs Jerman.
Sedangkan di tempat lainnya, yakni di sebuah konser musik sejumlah pelaku teror memberondongkan senapan laras panjang secara membabi-buta ke arah penonton yang sedang menikmati penampilan grup band asal AS yakni Eagles of Death Metal di di dekat pusat kesenian Bataclan. Kabarnya gitaris dari kelompok musik itu hingga kini belum diketahui keberadaannya.(win5/foto: istimewa)
