Kredit Foto:
gepenk
gepenk
KANALSATU – Ketua Kadin Jatim H. La Nyalla Mahmud Mattalitti bersilaturahmi ke sejumlah kyai di Kabupaten Tulungagung, Kamis (27/7) setelah sehari sebelumnya berkunjung ke sejumlah kyai dan pimpinan pondok pesantren di Kabupaten Trenggalek.
Salah satunya bersilaturahmi ke KH. Hadi Muhammad Mahfudz, pengasuh Pondok Pesantren Al Hikmah – Melathen, Tulungagung. Dalam kesempatan ini La Nyalla meminta doa dan restu agar diridhoi Allah SWT untuk menjadi calon gubernur Jatim dan terpilih pada Pilgub 2018.
La Nyalla mengatakan niatnya maju sebagai calon gubernur semata-mata ingin membawa Jatim lebih baik, yakni Jatim dengan rakyat yang sejahtera, makmur dan berkeadilan. “Saya sudah berkeliling Jawa Timur untuk mengetahui langsung persoalan yang dihadapi raklyat di daerah. Juga menyerap aspirasi masyarakat,” kata La Nyalla kepada Kyai Hadi.
KH. Hadi Muhammad menyatakan dukungannya untuk menjadikan Jatim lebih baik “Jawa Timur membutuhkan sosok pemimpin yang tegas, yang memahami problematika kehidupan masyarakat – sekaligus mencarikan solusinya. Mudah-mudahan keinginan Pak La Nyalla terkabul,” kata Kyai Hadi.
Di Tulungagung, La Nyalla juga bersilaturahmi ke kediaman KH. Muchtar Nawawi, pengasuh pondok pesantren Al Fattah, desa Tiyudan. Kehadiran mantan Ketum PSSI ini mendapat sambutan hangat dari tuan rumah. "Alhamdulilah, Pak La Nyalla berkenan singgah di tempat kami,” sambut Kyai Muchtar.
Kyai Muchtar menyatakan dukungannya untuk kesejahteraan kehidupan masyarakat yang berkeadilan. “Harapan kami pak La Nyalla bisa menjadi pemimpin yang peduli rakyat kecil, kami mendoakan dan kami siap memberikan dukungan," ujar KH. Muchtar
La Nyalla lantas meneruskan perjalanannya ke pondok pesantren Hidayatul Mubtadi'ien di Ngunut. Kehadirannya disambut langsung oleh KH. Moh. Fatkhurrouf dan KH. Moh. Ibnu Shodiq, pimpinan ponpes tersebut.
Di hadapan kedua kyai muda ini, La Nyalla menyampaikan niatnya untuk running pada Pilgub Jatim 2018, dan minta didoakan agar berhasil terpilih menjadi Gubernur Jatim yang amanah, yang bisa mengubah kehidupan masyarakat menjadi lebih baik, makmur, adil dan sejahtera.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Rouf (panggilan akrab KH. Moh. Fatkhurrouf) berpesan agar La Nyalla bisa menjaga komitmen dan amanah rakyat Jatim jika nantinya terpilih menjadi gubernur.
“Figur kepemimpinan pak La Nyalla yang tegas diharapkan bisa mengubah kehidupan masyarakat menjadi lebih baik. Pak Nyalla ini cagub alternatif, saya doakan mudah-mudahan berhasil,” katanya.
Menutup rangkaian kegiatan di Tulungagung, La Nyalla juga bersilaturahim ke KH. Mahrus, pengasuh pondok pesantren Sunan Pandanaran, juga di Ngunut. Kyai Mahrus turut mendoakan La Nyalla bisa terpilih menjadi Gubernur Jatim, dan amanah dalam mensejahterakan kehidupan rakyatnya. (ks)
Salah satunya bersilaturahmi ke KH. Hadi Muhammad Mahfudz, pengasuh Pondok Pesantren Al Hikmah – Melathen, Tulungagung. Dalam kesempatan ini La Nyalla meminta doa dan restu agar diridhoi Allah SWT untuk menjadi calon gubernur Jatim dan terpilih pada Pilgub 2018.
La Nyalla mengatakan niatnya maju sebagai calon gubernur semata-mata ingin membawa Jatim lebih baik, yakni Jatim dengan rakyat yang sejahtera, makmur dan berkeadilan. “Saya sudah berkeliling Jawa Timur untuk mengetahui langsung persoalan yang dihadapi raklyat di daerah. Juga menyerap aspirasi masyarakat,” kata La Nyalla kepada Kyai Hadi.
KH. Hadi Muhammad menyatakan dukungannya untuk menjadikan Jatim lebih baik “Jawa Timur membutuhkan sosok pemimpin yang tegas, yang memahami problematika kehidupan masyarakat – sekaligus mencarikan solusinya. Mudah-mudahan keinginan Pak La Nyalla terkabul,” kata Kyai Hadi.
Di Tulungagung, La Nyalla juga bersilaturahmi ke kediaman KH. Muchtar Nawawi, pengasuh pondok pesantren Al Fattah, desa Tiyudan. Kehadiran mantan Ketum PSSI ini mendapat sambutan hangat dari tuan rumah. "Alhamdulilah, Pak La Nyalla berkenan singgah di tempat kami,” sambut Kyai Muchtar.
Kyai Muchtar menyatakan dukungannya untuk kesejahteraan kehidupan masyarakat yang berkeadilan. “Harapan kami pak La Nyalla bisa menjadi pemimpin yang peduli rakyat kecil, kami mendoakan dan kami siap memberikan dukungan," ujar KH. Muchtar
La Nyalla lantas meneruskan perjalanannya ke pondok pesantren Hidayatul Mubtadi'ien di Ngunut. Kehadirannya disambut langsung oleh KH. Moh. Fatkhurrouf dan KH. Moh. Ibnu Shodiq, pimpinan ponpes tersebut.
Di hadapan kedua kyai muda ini, La Nyalla menyampaikan niatnya untuk running pada Pilgub Jatim 2018, dan minta didoakan agar berhasil terpilih menjadi Gubernur Jatim yang amanah, yang bisa mengubah kehidupan masyarakat menjadi lebih baik, makmur, adil dan sejahtera.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Rouf (panggilan akrab KH. Moh. Fatkhurrouf) berpesan agar La Nyalla bisa menjaga komitmen dan amanah rakyat Jatim jika nantinya terpilih menjadi gubernur.
“Figur kepemimpinan pak La Nyalla yang tegas diharapkan bisa mengubah kehidupan masyarakat menjadi lebih baik. Pak Nyalla ini cagub alternatif, saya doakan mudah-mudahan berhasil,” katanya.
Menutup rangkaian kegiatan di Tulungagung, La Nyalla juga bersilaturahim ke KH. Mahrus, pengasuh pondok pesantren Sunan Pandanaran, juga di Ngunut. Kyai Mahrus turut mendoakan La Nyalla bisa terpilih menjadi Gubernur Jatim, dan amanah dalam mensejahterakan kehidupan rakyatnya. (ks)
