Kredit Foto:
AFP/win7
AFP/win7
Kebijakan penutupan kawasan industri (KI) bersama antara Korea Utara dan Korea Sekatan, Kaesong oleh Korut diprediksi akan merugikan ekonomi negeri berpaham komunis itu. Faktanya sekitar 50.000 orang warga Korut bekerja di KI Kaesong yang menjadi lokasi 123 perusahaan yang mayoritas merupakan perusahaan Korsel. Bahkan pada 2012 pendapatan dari KI Kaesong untuk Korut mencapai US$ 470 juta, dalam bentuk tekstil, suku cadang otomotif dan kabel untuk peralatan rumah tangga.
Data lainnya, beroperasinya 123 perusahaan Korsel di KI Kaesong itu menyumbang sekitar US$ 90 juta setiap tahun bagi perekonomian Korea Utara.
Data lainnya, beroperasinya 123 perusahaan Korsel di KI Kaesong itu menyumbang sekitar US$ 90 juta setiap tahun bagi perekonomian Korea Utara.
