Kredit Foto:
esdm/win5
esdm/win5
Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral, Jero Wacik didampingi Wakil Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral, Susilo Siswoutomo menerima kunjungan Menteri Energi Thailan, Pongsak Ruktapongpisal yang didampingi Presiden dan Chief Executive Officer (CEO) PTTEP, Tevin Vongvanich. Selain membahas investasi di Indonesia, dibicarakan juga mengenai Blok East Natuna, di Jakarta, Jumat (17/5/2013)
Pertemuan itu membicarakan proyek East Natuna sedang dalam persiapan Plant of Developmentnya (POD). Nilai investasinya setara dengan proyek di Blok Masela, Jadi nantinya pemerintah memiliki dua proyek gas besar dimasa depan, di timur ada Masela kemudian di Barat ada East Natuna,
Blok East Natuna diperkirakan memiliki cadangan sebesar 212 triliun kaki kubik dengan 75% di antaranya berupa CO2, sehingga cadangan sebenarnya yang bisa direcoveri 0.25%- nya atau sekitar 45 triliun kaki kubik. Sedangkan nilai investasi yang diperlukan sekitar US$20 miliar.
Pertemuan itu membicarakan proyek East Natuna sedang dalam persiapan Plant of Developmentnya (POD). Nilai investasinya setara dengan proyek di Blok Masela, Jadi nantinya pemerintah memiliki dua proyek gas besar dimasa depan, di timur ada Masela kemudian di Barat ada East Natuna,
Blok East Natuna diperkirakan memiliki cadangan sebesar 212 triliun kaki kubik dengan 75% di antaranya berupa CO2, sehingga cadangan sebenarnya yang bisa direcoveri 0.25%- nya atau sekitar 45 triliun kaki kubik. Sedangkan nilai investasi yang diperlukan sekitar US$20 miliar.
