Kredit Foto:
Reuters
Reuters
Seorang pria berdiri di tengah reruntuhan bangunan di Moore, negara bagian Oklahoma (20/5/13). Tim Search and Rescue (SAR) terus melakukan pencarian korban selamat, bahkan Tim SAR terus menelusuri berulang kali di balik reruntuhan setiap gedung di Moore, Oklahoma paling tidak tiga kali. Kepala pemadam kebakaran di Moore mengatakan tim SAR tidak akan berhenti mencari korban selamat, bahkan pihaknya telah memerintahkan untuk melakukan proses penelusuran di balik reruntuhan setiap gedung paling tidak tiga kali.
Angin topan tornado pada Senin (20/5/13) telah menewaskan sekitar 24 orang dan melukai 240 lainnya. bahkan dimungkinkan korbannya terus bertambah.
Topan itu berskala besar dan berkekuatan F-4 pada skala maksimal lima. Kecepatan angin terkuat tercatat pada 306 kilometer per jam.
Topan tornado itu mencabik-cabik banyak daerah perumahan, membuat kota Moore hampir tidak dikenali lagi bahkan bagi orang yang tinggal disana seumur hidup mereka. Banyak warga kehilangan semua harta milik mereka, termasuk hewan piaraan. Presiden AS barrack Obama-pun segera memberlakukan keadaan darurat di wilayah negara bagian Oklahoma. (win7)
Angin topan tornado pada Senin (20/5/13) telah menewaskan sekitar 24 orang dan melukai 240 lainnya. bahkan dimungkinkan korbannya terus bertambah.
Topan itu berskala besar dan berkekuatan F-4 pada skala maksimal lima. Kecepatan angin terkuat tercatat pada 306 kilometer per jam.
Topan tornado itu mencabik-cabik banyak daerah perumahan, membuat kota Moore hampir tidak dikenali lagi bahkan bagi orang yang tinggal disana seumur hidup mereka. Banyak warga kehilangan semua harta milik mereka, termasuk hewan piaraan. Presiden AS barrack Obama-pun segera memberlakukan keadaan darurat di wilayah negara bagian Oklahoma. (win7)
