Kredit Foto:
abror/presidenri.go.id/win5
abror/presidenri.go.id/win5
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersama dengan Presiden China Xi Jinping, menyaksikan penandatanganan 21 perjanjian bisnis antara perusahaan kedua negara di Jakarta, Kamis (3/10/13).
Penandatanganan itu dilakukan di sela-sela acara santap siang bisnis yang dihadiri oleh Presiden Yudhoyono dan Presiden Xi Jinping beserta jajaran menteri kedua negara dan para pebisnis.
Sekitar 200 delegasi dari China dan 600 delegasi Indonesia menghadiri acara tersebut. Penandatanganan ini merupakan salah satu rangkaian dari kunjungan kenegaraan Presiden Xi Jinping ke Indonesia.
Dalam sambutannya, Presiden Yudhoyono menyambut baik penandatanganan tersebut. "Perjanjian bisnis ini patut kita sambut gembira karena akan meningkatkan ekonomi, saya harap perjanjian bisnis ini dapat secara nyata yang direalisasikan dengan segera," katanya
Dalam kesempatan itu, Menteri Perindustrian MS Hidayat melaporkan total nilai investasi penandatanganan perjanjian kedua negara tersebut sebesar 28,2 miliar dolar AS, yang terdiri dari berbagai bidang, di antaranya mineral, kertas/pulp, perumahan, perkeretaapian, infrastruktur, dam semen.
Penandatanganan itu dilakukan di sela-sela acara santap siang bisnis yang dihadiri oleh Presiden Yudhoyono dan Presiden Xi Jinping beserta jajaran menteri kedua negara dan para pebisnis.
Sekitar 200 delegasi dari China dan 600 delegasi Indonesia menghadiri acara tersebut. Penandatanganan ini merupakan salah satu rangkaian dari kunjungan kenegaraan Presiden Xi Jinping ke Indonesia.
Dalam sambutannya, Presiden Yudhoyono menyambut baik penandatanganan tersebut. "Perjanjian bisnis ini patut kita sambut gembira karena akan meningkatkan ekonomi, saya harap perjanjian bisnis ini dapat secara nyata yang direalisasikan dengan segera," katanya
Dalam kesempatan itu, Menteri Perindustrian MS Hidayat melaporkan total nilai investasi penandatanganan perjanjian kedua negara tersebut sebesar 28,2 miliar dolar AS, yang terdiri dari berbagai bidang, di antaranya mineral, kertas/pulp, perumahan, perkeretaapian, infrastruktur, dam semen.
