Kredit Foto:
whatindonews.com/syaiful Arief
whatindonews.com/syaiful Arief
(WIN): Jembatan ini berdiri atas dasar perjanjian Paku Buwono II dari Mataram dengan Verenigde Oost-Indische Compagnie (VOC). Jembatan ini dulu terbuat dari kayu dan mengalami beberapa kali pemugaran hingga sampai yang terakhir berbentuk seperti sekarang ini.
Kini jembatan itu hanya menghubungkan gedung-gedung bersejarah yang sudah berganti nama, seperti Gedung Nederlandsche Indische Escompto Maatschappij berganti nama menjadi Gedung Bank Mandiri. Jembatan yang menghubungkan jalan rajawali sebelah barat Jembatan dan Jalan Kembang Jepun sebelah timur Jembatan kini sebagai saksi bisu yang mengenang heroik arek-arek Suroboyo dalam melawan tentara sekutu
Kini jembatan itu hanya menghubungkan gedung-gedung bersejarah yang sudah berganti nama, seperti Gedung Nederlandsche Indische Escompto Maatschappij berganti nama menjadi Gedung Bank Mandiri. Jembatan yang menghubungkan jalan rajawali sebelah barat Jembatan dan Jalan Kembang Jepun sebelah timur Jembatan kini sebagai saksi bisu yang mengenang heroik arek-arek Suroboyo dalam melawan tentara sekutu
