Kenaikan Harga BBM dan Migor Kerek Inflasi di Bulan April

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, Dadang Hardiwan

 

 

KANALSATU - Pemantauan terhadap perubahan harga pada tingkat konsumen selama bulan April 2022 di delapan kota IHK Jawa Timur menunjukkan adanya kenaikan harga yang cukup tinggi di sebagian komoditas yang dipantau. Hal ini mendorong terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 1,05 persen yaitu dari 108,57 pada bulan Maret 2022 menjadi 109,71 pada bulan April 2022.

Tingkat inflasi tahun kalender April 2022 sebesar 2,28 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (April 2022 terhadap April 2021) sebesar 4,01 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, Dadang Hardiwan mengatakan inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga secara umum, yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran. Dari 11 kelompok pengeluaran, sembilan kelompok mengalami inflasi, satu kelompok mengalami deflasi dan satu kelompok lainnya tidak mengalami perubahan.

”Kelompok pengeluaran yang mengalami inflasi tertinggi adalah kelompok transportasi sebesar 3,04 persen, diikuti kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,56 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 1,35 persen dan kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,74 persen,” kata Dadang, Senin (9/5/2022).

Kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,70 persen, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,67 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,20 persen, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,17 persen, dan kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,13 persen. Sedangkan kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan mengalami deflasi sebesar 0,01 persen, adapun kelompok pengeluaran yang tidak mengalami perubahan adalah kelompok pendidikan.

Dikatakan Dadang, beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga pada April 2022 antara lain bensin, minyak goreng, tarif angkutan udara, daging ayam ras, telur ayam ras, pecel, ayam hidup, daging sapi, sop, rokok kretek filter.

Hal ini tidak lepas dari kenaikan harga BBM. Per 1 April 2022 PT Pertamina (Persero) menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertamax menjadi Rp 12.500 per liter.

Badan Pusat Statistik mencatat, inflasi pada April 2022 mencapai 0,95% secara bulanan (mom). Alhasil, inflasi tahunan sebesar 3,47% yoy. Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan, hasil tersebut berdasarkan pemantauan BPS di 90 kota.

Penyumbang terbesar dari inflasi di bulan April 2022 adalah komoditas minyak goreng, bensin, daging ayam ras, tarif angkutan udara, serta ikan segar. “Berdasarkan pantauan dari 90 kota oleh BPS, semua kota mengalami inflasi, dan inflasi tertinggi ada di Tanjung Pandan,” tutur Margo.

Adapun, inflasi pada April 2022 yang sebesar 0,95% adalah inflasi tertinggi sejak Januari 2017. Kala itu, inflasi tercatat 0,97%. Sedangkan jika dilihat secara tahunan, inflasi April ini yang sebesar 3,47% merupakan angka tertinggi sejak Agustus 2019, dimana saat itu terjadi inflasi sebesar 3,49%. (KS-5)

 

 

Komentar