LaNyalla di Reuni SMP, Kiprahnya Dulu Hingga Kini Masih Menjadi Idola

Nuansa kebersamaan, Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, saat menghadiri Reuni ke-49 dan Halal Bihalal 1443 H Alumni SMPN 1 Pacar Surabaya Tahun 1973, Sabtu (21/5/2022). (sefdin)

KANALSATU - Sebuah acara menyimpulkan bahwa sosok Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, dari dulu hingga saat ini, kiprahnya dinilai tetap menjadi idola dan membanggakan.

Kesimpulan itu terungkap saat Ketua DPD RI ini menghadiri Reuni ke-49 dan Halal Bihalal 1443 H Alumni SMPN 1 Pacar Surabaya Tahun 1973, Sabtu (21/5/2022). 

Pada acara yang mengambil tema 'Dengan Silaturahmi Kita Jalin Persaudaraan Selamanya', itu keseruan langsung pecah begitu LaNyalla hadir. 

Sebab, figur LaNyalla begitu membekas di benak teman-temannya semasa duduk di bangku sekolah menengah tersebut. Mereka langsung terkenang masa lalu dan langsung berbagi kisah. 

Ida misalnya. Teman sebangku LaNyalla itu memiliki banyak cerita yang masih diingatnya hingga kini. Yang ia tahu, LaNyalla muda merupakan pribadi dengan badan kurus dan kecil. 

"Loh ya kok sekarang besar sekali," katanya seraya mengisahkan bahwa LaNyalla juga sosok yang menyenangkan dan cukup cerdas. 

Hanya saja, Ida tak menampik LaNyalla muda adalah pribadi yang jahil dan banyak akal untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkan.

"Kita itu kan sebangku ya. Pada saat ujian, kalau dia tidak bisa jawab, dia pura-pura pinjam penghapus-lah, pensil-lah, penggaris-lah. Banyak-lah akalnya. Padahal saya tahu dia mau lihat jawaban saya seperti apa," kata Ida.

Hal senada diungkapkan Lilik, teman sekelas lainnya. Katanya LaNyalla merupakan pribadi yang jahil terhadap teman-temannya. 

"Pokoknya dia itu jahil. Ada saja ulahnya. Tapi itu yang membuat kami justru terkenang. Sepi kalau tidak ada dia di kelas," kata Lilik.

Meski tak satu kelas, Budi teman se-Pramuka LaNyalla mengaku kenal betul dengan Senator asal Jawa Timur tersebut. 

"Saya tidak satu kelas, tapi saya satu Pramuka sama LaNyalla. Dia cerdas. Cepat sekali menangkap pelajaran," katanya.

Budi mengaku lama tak bertemu LaNyalla. Ia hanya tahu perkembangan LaNyalla dari pemberitaan. Namun, Budi mendukung penuh seluruh gagasan LaNyalla dalam membangun bangsa ini.

"Sebagai teman, tentu saya mendukung LaNyalla. Semoga apa yang menjadi cita-citanya dapat tercapai. Kami sebagai teman tentu mendukung dan mendoakan hal itu," ujarnya.

Menanggapi celoteh banyak temannya itu, LaNyalla sendiri nampak senang dan ceria. Bahkan dia nampak akrab berbaur dengan teman semasa mudanya itu. 

Terlihat Ia banyak bertanya kabar teman-temannya semasa remaja itu. "Kamu apa kabar? Sekarang tinggal dimana? Sehat-sehat terus kan?" Sapanya ramah kepada beberapa temannya.

LaNyalla meski menjadi idola pada perhelatan itu, tetap tak lupa mendoakan agar teman-temannya itu selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT. 

Bahkan dengan suasana haru dia berharap dapat bertemu kembali dengan teman-temannya, minimal pada acara serupa tahun depan.

"Kita saling doakan, semoga kalian semua selalu dalam lindungan Allah SWT. Semoga tahun depan kita dapat berkumpul bersama kembali," kata LaNyalla. (ard)

Komentar