Kredit Foto:
aljazeera/win5
aljazeera/win5
Lagi, korban tewas diperkirakan mencapai 80 orang akibat kekerasan militer dalam aksi demonstrasi usai sholat jum'ah pada Jumat (16/8/2013) memprotes kekerasan aparat yang menewaskan ribuan orang sebelumnya. Usai salat Jumat, Ikhwanul Muslimin mengerahkan massa di berbagai kota penjuru Mesir dalam aksi yang dinamai ‘Jumat Marah’.
Aljazeera melaporkan, aksi tersebut berunjuk kembali dalam bentrokan dan diperkirakan 80 orang orang tewas. Kantor berita Reuters sedikitnya menemukan delapan orang tewas di kota Damietta. Empat korban tewas juga ditemukan di kota Ismailia setelah terlibat bentrokan dengan tentara dan polisi. Aksi ini dilakukan untuk memprotes jatuhnya korban pada Rabu (14/8/2013) ketika polisi dan tentara membubarkan massa di Kairo.
Dalam aksi pawai kali ini, terdengar letusan senjata api dan terlihat bentrokan antara massa melawan tentara dan polisi di alun-alun Ramses di Kairo. Aliansi anti kudeta terhadap Presiden Mohamed Morsi yang digalang Ikhwanul Muslimin mengklaim puluhan orang tewas pada aksi "Jumat Marah" dan ratusan lainnya luka-luka.
Aljazeera melaporkan, aksi tersebut berunjuk kembali dalam bentrokan dan diperkirakan 80 orang orang tewas. Kantor berita Reuters sedikitnya menemukan delapan orang tewas di kota Damietta. Empat korban tewas juga ditemukan di kota Ismailia setelah terlibat bentrokan dengan tentara dan polisi. Aksi ini dilakukan untuk memprotes jatuhnya korban pada Rabu (14/8/2013) ketika polisi dan tentara membubarkan massa di Kairo.
Dalam aksi pawai kali ini, terdengar letusan senjata api dan terlihat bentrokan antara massa melawan tentara dan polisi di alun-alun Ramses di Kairo. Aliansi anti kudeta terhadap Presiden Mohamed Morsi yang digalang Ikhwanul Muslimin mengklaim puluhan orang tewas pada aksi "Jumat Marah" dan ratusan lainnya luka-luka.
