Skor GCG PTPN XI Tunjukkan Peningkatan

Wujud Komitmen Implementasi Tata Kelola Perusahaan yang Baik



KANALSATU - PT Perkebunan Nusantara XI kembali melanjutkan trend meningkat pada hasil asesmen penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik. Hal ini diketahui usai dilakukan exit meeting asesmen GCG (Good Corporate Government) pada PTPN di Jawa Timur Senin (18/4/2022).

"Kami memberikan apresiasi atas capaian yang berhasil meningkat. Tentunya skor bukan tujuan akhir, indikator tersebut untuk menilai Implementasi GCG tentunya tujuan akhirnya perusahaan dapat memberikan nilai tambah kepada stake holder. Kami berharap apa yang menjadi capaian GCG agar benar terwujud dalam implementasi perilaku dan bahkan menjadi budaya," ungkap Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Timur Alexander Ruby Setyoadi dalam sambutannya.

Kinerja tahun 2021 PTPN XI memperoleh skor sebesar 89,093 naik dari tahun sebelumnya yakni 88,49 dengan predikat sangat baik

"Kami berkomitmen untuk menerapkan tata kelola perusahaan yang baik atau GCG di PTPN XI. Trend perolehan skor meningkat dalam kurun lima tahun terakhir dengan predikat dari baik menjadi sangat baik. Bagi kami bukan sekedar pencapaian skor saja melainkan hal ini wujud dari implementasi tata kelola perusahaan yang baik dan perbaikan secara berkelanjutan atas area perbaikan," kata Direktur PTPN XI, R. Tulus Panduwidjaja.

Sementara itu Komisaris utama PTPN XI Osmar Tanjung menegaskan komitmen semua aspek dalam mewujudkan perusahaan yang mengedepankan GCG dalam operasionalnya.

"Dekom bersama manajemen akan menindaklanjuti Area of improvement, sehingga terlaksana perbaikan berkelanjutan dalam setiap aspeknya, sebagai wujud komitmen kami bahwa operasional perusahaan mengedepankan tata kelola perusahaan yang baik," jelas Osmar Tanjung.

Tingkat penerapan GCG dalam penilaian berdasarkan pemenuhan parameter yang ada. Kegiatan tersebut dilakukan secara hybrid dihadiri Dewan Komisaris dan manajemen PTPN X, XI, dan XII, Kepala Kantor BPKP Perwakilan Provinsi Jawa Timur beserta jajaran serta perwakilan Holding Perkebunan. (KS-5)
Komentar