Permintaan Konsumen Semakin Meningkat, Kompor Tanam Masih Jadi Andalan Modena

KANALSATU – Daya beli konsumen mulai mengalami peningkatan. Hal ini terasa pula dalam penjualan produk elektronik dan peralatan rumah tangga.
” Bulan lalu permintaan untuk kompor tanam sangat tinggi. Bahkan sampai kosong stok untuk produk-produk favorit dan konsumen harus inden,” ujar Branch Manager Modena Indonesia Cabang Surabaya, Albertus Sapta di booth Modena di Metron Elektronika Surabaya, Kamis (21/4/2022).
Sapta mengatakan, aneka seri kompor tanam memang menjadi andalan penjualan Modena selama ini. Bahkan kontribusi penjualannya mencapai 50 persen.
"Secara total lini cooking kita kontribusinya terbesar dibanding kategori yang lain seperti cooling dan cleaning. Cooling itu sekitar 30 persen, sisanya cleaning dan yang lain," jelas Sapta.
Ia melihat sejauh ini belum ada perubahan tren kompor tanam. Namun saat ini yang paling laku adalah ukuran 70 cm. Sementara untuk harga, permintaan terbesar ada di kisaran Rp 3-5 jutaan.
Agar lebih dekat dengan konsumen, Modena Indonesia juga terus mengampanyekan produk melalui demo live cooking. Salah satunya di Metron Elektronika, Jalan Kedungsari Surabaya. Demo cooking disebut efektif untuk mengenalkan produk kepada konsumen.
Cooking demo bertema ‘Easy Italian Recipe’ Modena mengajak para pelanggan untuk memasak resep khas Italia yang lezat dan dimasak dalam waktu singkat.
Chef Meme memandu cooking demo dan menunjukan bagaimana mengolah spaghetti aglio olio tuna dengan pengolahan pasta al dente, yakni tingkat kematangan pasta yang lunak tapi masih kenyal ketika digigit. Semua berkat api stabil dan merata berkat kompor Modena seri BH 2723 LL dan minuman segar untuk berbuka strawberry yogurt smoothie penuh nutrisi yang di buat dengan Vacuum Blender Modena seri VB 1725.
Sementara itu, Owner Metron, Eric Sagita Njoman berharap kehadiran booth Modena semakin menunjukkan posisi sebagai salah satu toko penyedia peralatan cooking modern. "Karena selama ini Metron nggak banyak jualan barang-barang kayak gini," ujar Eric.
Dia melihat tren memasak semakin meningkat. Apalagi selama pandemi, orang lebih banyak menghabiskan waktu di dapur. (KS-5)