Gelar Edukasi BBM, Shell Indonesia Perkuat Pasar di Daerah

M. Rachman Hidayat, Product Application Specialist Shell Indonesia menunjukkan kondisi mesin kendaraan lama yang menggunakan BBM Shell saat diskusi bersama komunitas otomotif di Surabaya, Selasa (7/6/2022).
KANALSATU - Baru-baru ini pemerintah mengeluarkan wacana untuk melakukan pembatasan konsumsi BBM (Bahan Bakar Minyak) bersubsidi. Hal ini tentunya menjadi kabar baik bagi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) swasta.
"Shell Indonesia melihat peluang dengan adanya pembatasan ini. Di samping itu, perekonomian juga membaik, penjualan mobil atau ritel juga naik di tahun 2021. Ini menjadi angin segar yang diambil shel untuk mobil-mobil baru yang bisa mendapatkan BBM kualitas Shell," kata kata Marketing Mobility Shell Indonesia, Dian Kusuma Dewi disela kegiatan diskusi mengenai manfaat dan pengaruh bahan bakar minyak (BBM) berteknologi Shell bagi kendaraan bermotor di Surabaya, Selasa (7/6/2022).
Dengan adanya peluang tersebut, ketika ditanya mengenai rencana perluasan jaringan dengan menambahkan jumlah SPBU di daerah, Shell belum mau banyak bicara.
"Saat ini kami masih maksimalkan jaringan yang ada di Jatim. Sambil terus melakukan pemantauan pasar dan kondisi yang ada, untuk mengembangkan jaringan baru. Tentu akan kami lakukan langkah itu, namun tidak dalam waktu dekat ini," ujar Dian.
Saat ini di Jatim, SPBU Shell sudah hadir di 30 titik yang dioperasikan oleh 16 mitra. Di Surabaya sendiri ada 19 titik SPBU Shell.
Dalam diskusi, Shell Fuel Scientist, Colin Chin memaparkan tentang pengaruh BBM terhadap kinerja mesin kendaraan, hasil riset dan penelitian Shell mengenai bahan bakar, serta meluruskan mitos dan asumsi yang ada mengenai bahan bakar.
Shell V-Power mengandung zat aditif pembersih endapan yang efektif untuk membersihkan bagian kritis mesin untuk performa dan efisiensi yang lebih tinggi. "Shell V-Power sebaiknya digunakan secara rutin untuk menjamin kebersihan dan performa mesin dalam kondisi optimal senantiasa," tambah Colin.
Dalam diskusi ini, disebutkan pula bahwa penggunaan bahan bakar dengan nilai oktan yang lebih tinggi dari rekomendasi pabrikan tidak memiliki efek negatif.
"Bahkan mesin modern dapat mengoptimalkan performanya dengan oktan tinggi karena mempunyai perangkat engine management system. Menurut hasil penelitian dari Shell, BBM oktan tinggi yang disertai dengan zat aditif seperti Dynaflex, justru berpengaruh baik terhadap kinerja semua jenis mesin kendaraan bermotor, termasuk mesin mobil tua," beber Colin.
Kandungan Dynaflex yang terdapat pada bahan bakar Shell telah terbukti secara ilmiah mampu membersihkan endapan pada mesin kendaraan bermotor, yang lebih banyak terlihat pada mobil tua. Ketika Dynaflex sudah membersihkan kendaraan dari endapan yang menyelimuti mesin, maka serapan bahan bakar akan lebih optimal dan tidak ada bahan bakar yang tertinggal di mesin sehingga membuat konsumsi bahan bakar jadi lebih boros.
“Salah satu penyebab borosnya bensin adalah karena bagian kritis mesin (seperti katup salur masuk dan injector injeksi langsung) yang kotor karena penggunaan BBM yang tidak mengandung zat aditif pembersih endapan yang kuat pada saat digunakan," papar Colin Chin.Hal ini akan mengurangi performa dan efisiensi mesin.
Shell Super dirancang untuk membantu mencegah terbentuknya endapan, membentuk lapisan pelindung di bagian penting mesin, dan mengurangi gesekan pada mesin. "Kami juga memformulasikan Shell V-Power untuk membantu membersihkan endapan yang menyebabkan penurunan performa, mengurangi gesekan sekaligus membantu mengembalikan performa mesin agar kembali maksimal," papar Colin.
Selain itu, bahan bakar Shell bekerja mengikis kerak atau kotoran pada mesin mobil tua. "Untuk kendaraan dengan mesin diesel, kami mengembangkan Shell Diesel Extra yang dilengkapi molekul pembersih (Dirt Busting Molecules) yang mencegah terbentuknya endapan pada injektor diesel untuk menjaga performa dan efisiensi mesin diesel," ungkap Colin.
Kedua jenis bahan bakar Shell yakni Shell Super dan Shell V-Power sama-sama mengandung formula Dynaflex untuk membersihkan bagian kritis mesin dan mengurangi gesekan mesin. Akan tetapi, efektivitas keduanya memiliki perbedaan.
Shell Super dirancang untuk mencegah terbentuknya endapan pada mesin dan juga mengandung formula untuk mencegah terbentuknya endapan pada mesin dan juga mengandung formula pengurang gesekan (friction modifier) baru untuk meningkatkan efisiensi mesin.
"Sementara Shell V-Power dirancang untuk pembersihan yang lebih kuat dan mengandung tiga kali lebih banyak pengurang gesekan (friction modifier) dibanding Shell Super, untuk memberi performa dan efisiensi yang lebih tinggi,” tambah Colin.
Untuk mesin diesel, Colin Chin juga menambahkan bahwa Shell Diesel Extra telah diformulasikan untuk memenuhi spesifikasi bahan bakar kendaraan di Indonesia. Shell Diesel Extra diformulasikan untuk mengurangi endapan pada injektor dan melindungi mesin dari korosi dan mengurangi busa pada saat pengisian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa selain mencegah mesin dari korosi, Shell Diesel Extra juga mampu memaksimalkan performa dan efisiensi mesin kendaraan bermotor.(KS-5)