Brand Fashion Dobujack Fokuskan Penjualan di Marketplace

 

KANALSATU - Tren industri fashion Indonesia yang terus berkembang dengan cepat mendatangkan preferensi serta gaya fashion masyarakat yang semakin bervariasi. Hal ini mendorong para penggiat industri fashion lokal Indonesia untuk dapat terus berkreasi dengan produk-produknya, seperti Delly Fitriansyah melalui clothing brandnya, Dobujack. 

Walau diawali dengan keraguan, dan banyak rintangan, kegigihan Delly membawanya untuk memahami lebih jauh potensi bisnis hingga dapat maju dan berjalan selama 17 tahun, bahkan kini pun telah sukses mengembangi ranah digital bersama Shopee.

Delly menuturkan, Dobujack merupakan kepanjangan Doa iBu Jadi Anak Cepat Kaya. Kata-kata ini ia percaya sebagai restu dan berkat yang berhasil mengantarkannya menjadi salah satu lokal brand terkemuka di Indonesia saat ini.

Memulai usaha dengan modal sebesar Rp 2.500.000 melalui pinjaman bank adalah langkah terbesarnya demi membantu biaya kuliah dan mengubah perekonomian keluarga. Siapa sangka, berkat kegigihan dan melihat perkembangan industri fashion yang terus tumbuh, tahun 2005 menjadi saksi bahwa lokal brand, Dobujack juga dapat memperkenalkan tren fashion unisex untuk para pria hingga wanita dengan mengedepankan gaya kasual, simpel, nyaman, namun trendi.

”Strategi penjualan kami diawali secara offline dengan menitipkan produk pada toko-toko distro Bandung. Kemudian, ingin mendapat atensi yang lebih besar, kami memberanikan diri memperluas distribusi hingga 15 titik kota besar seperti Jakarta, Jogja, Tangerang, Bekasi, Makassar, dan Surabaya,” ujarnya.

Hingga akhirnya tahun 2008 Dobujack berhasil membuka gerai distro pertama di Bogor, dan terus berlanjut di Bandung tahun 2014, dan Bekasi pada 2017, serta toko online pertama pada marketplace Shopee di tahun 2020

Melalui semangat yang tak pernah padam, berbagai acara Bazaar teranyar setiap tahunnya juga menjadi strategi yang Delly jalani demi menciptakan nama Dobujack semakin bersinar.

Bahkan yang dulunya hanya fokus berjualan kaos, kini usaha Dobujack telah melebar dengan menawarkan ragam kebutuhan fashion lengkap dari kepala hingga kaki. Mulai dari kaos, jaket / hoodie, tas, dan sweater, serta celana. Adapula sandal, sepatu, topi, snapback, buckle hat, dompet, sabuk maupun aksesoris dan berbagai produk pendukung fashion lainnya.

Seluruh proses produksi dilakukan secara lokal, mulai dari tempat membeli bahan, konveksi, penjahit, hingga packaging. Kehadiran label Dobujack telah berkontribusi menciptakan lapangan pekerjaan untuk masyarakat sekitar dari empat pegawai kini mencapai 40 orang karyawan ditambah bantuan beberapa tenaga makloon.

Pencapaian-pencapaian tersebut tidak sekadar unsur keberuntungan melainkan bagian dari perjalanan panjang yang penuh pengorbanan. Kerja keras, merelakan waktu bermain di masa kuliah, ditipu rekan bisnis, banyak barang hilang, pembayaran tertunda berbulan-bulan maupun bertahun-tahun, hingga kondisi terberat yakni pandemi 2020 menyerang.

Bisnis yang diharapkan lancar, karena telah menyiapkan stok untuk event offline pameran serentak di 11 kota tetapi semua batal karena lockdown, bahkan seluruh gerai toko offline pun dengan terpaksa harus ditutup.

Wajib bertahan dan harus cepat beradaptasi melalui kondisi yang terjadi, alhasil Delly akhirnya menemukan solusi dengan melebarkan sayapnya untuk mempelajari lebih dalam market online melalui platform Shopee.

Ragam inovasi, fitur, serta program yang ditawarkan Shopee mulai dari kampanye angka kembar, promo Gratis Ongkir, hingga fitur menarik seperti Shopee Live membuat Dobujack memutuskan untuk memperluas jangkauan bisnisnya ke ranah digital. 

”Platform ini tidak hanya menawarkan kemudahan tetapi wadah bagi para pelaku usaha dalam memperluas segmentasi penjualannya hingga pelosok daerah yang sebelumnya tidak terbayangkan. Maka dari itu, ketika memilih fokus dan mendalami ilmu baru ini, selang beberapa bulan terbukti, omset online ternyata justru jauh lebih besar sampai 10 kali lipat dengan jumlah transaksi mencapai 10.000 paket pada setiap kampanye tanggal kembar,” pungkasnya.  

 

(KS_5)

Komentar