Wakil Bupati Malang Luruskan Jumlah Korban Tragedi Kanjuruhan Kepada Ketua DPD RI

PELURUSAN INFORMASI: Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mendapat pelurusan informasi dari Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto, tentang jumlah korban Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang, di Pendopo Kabupaten Malang, Kamis (20/10/2022). (sefdin)

KANALSATU - Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto, memberi penjelasan kepada Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, terkait pelurusan mengenai jumlah korban tragedi Stadion Kanjuruhan.

Penjelasan dan pelurusan informasi jumlah korban itu disampaikan di Pendopo Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (20/10/2022).

Seperti ramai diberitakan media asing dan media sosial, menyebut jumlah korban jiwa pasca laga Arema FC vs Persebaya Surabaya, pada 1-2 Oktober 2022 mencapai lebih dari 200 orang.

Hal itulah perlu diliruskan. Dan pada kesempatan itu  Wakil Bupati Malang mengatakan, bahwa jumlah korban jiwa yang benar adalah 133 orang.

"Korban jiwa yang benar sampai update terakhir adalah 133 orang. Jadi kalau di luaran ada yang mengatakan jumlah meninggal lebih dari itu, dipastikan adalah tidak benar," ujar Didik.

Menurut Wabup, seandainya jumlah korban jiwa lebih dari yang sekarang, otomatis ada protes maupun komplain dari korban lainnya. 

Pasalnya ada bantuan dari beberapa pihak yang diterima oleh ahli waris, yang jumlahnya disesuaikan dengan jumlah korban.

"Logikanya kalau yang meninggal lebih dari 200, pasti teriak. Karena ada bantuan atau tali asih, yang jika ditotal mencapai Rp115 juta per kepala," katanya.

Bantuan tersebut, lanjut Wabup, berasal dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah daerah (meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu).

"Belum lagi bantuan dari BAZNAS, Bank Jatim, owner Arema dan para anggota DPR dapil Malang," jelasnya.

Didik lebih jauh menjabarkan, bahwa biaya pengobatan dan perawatan para korban ditanggung oleh pemerintah daerah, dan sudah ada instruksi dari Bupati.

"Memang dari korban yang meninggal, jumlah terbanyak dari Kabupaten Malang. Disusul warga Kota Malang dan Kota Batu. Kami pemkab berkomitmen menanggung semua biaya perawatan para korban," tuturnya.

Ketua DPD RI mengapresiasi langkah-langkah yang diambil oleh Pemkab Malang dalam tragedi Kanjuruhan. 

Dia menyampaikan rasa duka dan prihatin sekaligus berharap korban jiwa tidak bertambah lagi.

"Saya berharap para korban yang masih menjalani perawatan di rumah sakit segera sehat kembali. Kita apresiasi upaya keras Pemkab dalam hal ini," kata LaNyalla. (ard)

Komentar