Pertamina Tanjung Wangi Bangun Balai Kesehatan di Pedalaman Gombengsari

KANALSATU – Warga Petak Lima, Lingkungan Suko, Kelurahan Gombengsari, Banyuwangi selama ini kerap berhadapan dengan tingginya risiko angka keguguran dan melahirkan di tengah jalan. Hal ini diakibatkan kontur jalan yang buruk dan berbatu.
Pedalaman Hutan Kawasan Perhutani dipenuhi dengan tanah basah dan kondisi jalan yang terjal untuk dilalui. Tidak sedikit ibu hamil yang ada di Lingkungan Suko, Petak Lima harus terpaksa melahirkan di tengah jalan menuju faskes terdekat.
Untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak dalam rangka pencapaian implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) bidang kesehatan, PT Pertamina Patra Niaga melalui Integrated Terminal Banyuwangi membangun Balai Kesehatan di wilayah Lingkungan Suko, Kelurahan Gombengsari.
“Kami mewakili masyarakat Kelurahan Gombengsari mengucapkan banyak terimakasih untuk CSR Pertamina atas program bantuan yang diberikan, dengan adanya program ini sangat bermanfaat untuk masyarakat Lingkungan Suko, Petak Lima dan lingkungan di sekitarnya. khususnya warrga Petak Lima, Enam dan Petak Satu”, ujar Lurah Gombengsari, Abdul Majid.
Community Development Officer Pertamina Integrated Terminal Tanjung Wangi mewakili Integrated Terminal Manager Pertamina Tanjung Wangi, Muhammad Reza, menjelaskan bahwa pembangunan Balai Kesehatan ini merupakan perwujudan program TJSL kolaborasi antar stakeholder. Dalam hal ini kolaborasi yang diwujudkan adalah dengan Puskesmas Klatak, Perhutani, serta Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Gombengsari.
Sejalan dengan kondisi tersebut, Kepala Puskesmas Klatak, drg. Zelfia mengatakan bahwa proses pelayanan kesehatan Puskesmas Klatak dapat terbantu dan dimudahkan dengan adanya Balai Kesehatan ini.
“Semoga dengan adanya Balai Kesehatan ini dapat mewujudkan keterjangkauan akses kesehatan di wilayah yang sulit di jangkau seperti di Petak Lima ini, sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan warganya. Evaluasi dan optimalisasi Balai Kesehatan ini akan menjadi tugas Puskesmas, tentunya dengan support dari Dinas Kesehatan dan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi," terang Zelfia.
Selama tahun 2022, lebih kurang sebesar Rp80 juta disalurkan untuk Program Kesehatan Pertamina di Kabupaten Banyuwangi. Sementara untuk keseluruhan wilayah PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus sendiri sudah disalurkan lebih kurang sebesar Rp810 juta.
Area Manager Comm., Rel. & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Deden Mochammad Idhani menjelaskan pelaksanaan program TJSL Pertamina sejalan dengan penerapan Environment, Social & Governance (ESG) dan Sustainability Development Goals (SDGs). Pertamina selalu berupaya seimbang dalam menjalankan bisnis perusahaan.
Demi menjaga kesinambungan bisnis perusahaan, Pertamina juga berupaya mengembangkan program TJSL terutama di sekitar wilayah operasional perusahaan.
“Dengan dibangunnya Balai Kesehatan ini, harapan kami dapat membantu akses kesehatan masyarakat di Lingkungan Suko, Petak Lima Kelurahan Gombengsari. Semoga bermanfaat demi kesehatan dan kesejahteraan yang semakin baik kedepannya,” tutup Deden. (KS-5)