Pertamina Dorong Pembayaran Nontunai di SPBU

“Kami berterimakasih kepada masyarakat yang telah bertransaksi secara non-tunai. Angka tersebut menunjukkan sebetulnya literasi digital masyarakat sudah sangat tinggi, sebetulnya untuk pembiasaan bisa dimulai dari penerapan sehari-hari di SPBU,” kata Pjs Unit Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Taufiq Kurniawan.
Dikatakan Taufik, pembayaran nontunai efektif memangkas antrian di SPBU selama arus balik.
“Agar tidak terlalu lelah menunggu mengisi BBM di SPBU, kami mengajak seluruh konsumen untuk bekerjasama satu sama lain mempercepat transaksi BBM dengan membayar secara non tunai,“ ujar Taufiq.
Taufiq melanjutkan di SPBU Jalur Utama Baik Tol mapun Non Tol telah sangat siap dengan metode pembayaran non tunai. Salah satu metode pembayaran nontunai adalah menggunakan aplikasi MyPertamina yang telah terkoneksi dengan beragam e-wallet seperti GoPay, OVO dan Link Aja, serta Bank Himbara seperti BNI, BRI dan Mandiri.
“Beragam promo menarik kami sediakan di dalam aplikasi tersebut, yang tentunya membuat pembelian BBM jadi lebih hemat apalagi untuk kebutuhan volume pengisian BBM pemudik yang cukup besar, harapannya ini bisa membantu,” tambah Taufiq
Ditemui saat membeli BBM di salah satu SPBU di Manyar Surabaya, Bramantyo membeberkan mengenai manfaat membeli BBM lewat MyPertamina. Salah satunya menambah poin yang bisa ditukarkan.
“Jadi sebetulnya dapat untung dengan bertransaksi menggunakan aplikasi tersebut. Terima kasih Pertamina selalu memberi pelayanan terbaik, mudik lancar, pelayanan prima dan tidak pernah antri karena petugasnya sangat sigap pada masa mudik kali ini,” tutur pemudik asal Jakarta ini.
Senada dengan Bramantyo, Ratih Dewi, pemudik asal Jogja ini mengaku masih heran apabila masih banyak warga yang bertransaksi BBM menggunakan uang tunai.
“Saya kira semua masyarakat sudah biasa pakai GoPay atau OVO atau QRIS, jadi seperti saya transaksi BBM selalu pakai MyPertamina karena terkoneksi dengan semua e-wallet saya jadi musim mudik begini bantu biar antrian tidak bertambah panjang,” tutur wanita yang berprofesi sebagai karyawati Bank ini.
Memasuki periode Arus Balik Idul Fitri 1444 H, Pertamina memastikan stok BBM di Terminal BBM maupun di lembaga penyalur dalam keadaan aman. Bahkan layanan Pertamina siaga seperti Rumah Pertamina Siaga, Motorist Delivery Service 135 dan Modular Pertashop di Rest Area Tanpa SPBU masih dalam status siaga hingga tanggal 2 Mei nanti.
Seluruh SPBU Pertamina memiliki CCTV yang terkoneksi dengan Integrated Enterprise Data & Center Command Center (IEDCC) dan secara digital termonitor stoknya, sehingga sebelum stok kritis pengiriman BBM sudah dilakukan dan antrian termonitor. (KS-5)