KONI Sambut Atlet Hockey Indoor
Peraih Emas SEA Games XXXII Kamboja

KANALSATU – Patriot olahraga Jawa Timur (Jatim), yang berlaga di SEA Games Kamboja disambut pengurus KONI, di Bandara Internasional Juanda, Selasa (9/5/2023)
Tiga atlet cabang olahraga (cabor) Hockey Indoor, Hendri Firdaus, Ferdian Fathur Rahman dan Ilham Wiranata. Serta pelatih, Habibburohim.
Mereka disambut langsung oleh Wakil Ketua KONI Jatim M Ali Affandi, Wakil Ketua KONI Irmantara Subagjo, Sekretaris Umum KONI Jatim Harun dan Kabid Binpres KONI Jatim Dudi Harjantoro.
"Kami mewakili Ibu Gubernur dan Ketua Koni Jatim menyampaikan terima kasih dan alhamdulillah Atlet Jawa Timur bisa menorehkan prestasi di ajang internasional (SEA Games). Ini catatan luar biasa, semoga prestasi ini bisa terus dipertahankan," kata Ali Affandi.
Sementara itu, salah satu Pelatih Timnas Habibburohim menyampaikan terima kasih atas sambutan yang dilakukan. Ia berharap, dengan prestasi ini dapat menggugah hati pemerintah untuk membuat fasilitas olahraga untuk hockey.
"Kami belum ada fasilitas olahraga yang pasti. Kami harap Ibu Gubernur melalui kadispora bisa membuat, jika difasilitasi saya yakin Hockey Jatim bisa mengguncang dunia," ungkapnya.
Ia bercerita, bahwa tidak menyangka bisa meraih medali emas di ajang SEA Games ini. Apalagi, lawan yang dihadapi adalah Malaysia yang merajai Asia Tenggara. Bahkan, di laga sebelum babak final Indonesia kalah dengan skor 2-3 dari Malaysia.
Ternyata, kekalahan tersebut menjadi pelajaran bagi Indonesia. Di babak final, Indonesia sempat tertinggal 3-0, namun dengan berbagai usaha tim pelatih mengutak-atik strategi dan usaha pemain Indonesia berhasil menyamakan kedudukan dan memenangkan babak adu penalti.
"Saat kami kalah itu memang kami memancing lawan saja karena kami sudah pasti lolos final dan akan bertemu Malaysia di final. Jadi kami ingin melihat strategi mereka," kata Habib.
Tak kalah penting, di babak final ini seluruh official tim membawa motivasi besar untuk mematahkan dominasi tim Hockey Malaysia.
"Motivasinya adalah kami ini tim lemah jika dibanding Malaysia yang super power dan merajai Hockey di Asia Tenggara. Dan ini membuka mata dunia bahwa kami dari tim kecil dari olahraga yang tidak dipandang besar tapi kita bisa mengalahkan tim besar," pungkasnya. (ega)