Hadapi Tantangan Bisnis, FEB UPN Veteran Jatim Gelar Seminar Nasional Manajemen

KANALSATU - Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPN Veteran Jawa Timur menggelar Seminar Nasional Manajemen dengan tema "Navigating Global Uncertainty: How Innovation and Sustainable Development Drive Business Resilience" di Surabaya, Kamis (6/7/2023).
Acara ini berhasil menarik perhatian para profesional, akademisi dan pengusaha yang peduli dengan masa depan bisnis di tengah tantangan global.
Seminar ini bertujuan untuk mendiskusikan peran inovasi dan pembangunan berkelanjutan dalam membangun ketahanan bisnis di era global yang penuh ketidakpastian. Peserta seminar hadir untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan wawasan tentang praktik terbaik dalam menghadapi tantangan global yang terus berkembang.
Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Euis Nurul Hidayah membuka secara langsung acara ini. Ia menyampaikan, perguruan tinggi, dalam hal ini UPN Veteran Jawa Timur hadir sebagai salah satu institusi penting dalam membantu mempercepat tercapainya tujuan SDGs melalui penerapan Tri Dharma, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, pemberdayaan riset dan inovasi di setiap sendi kehidupan menjadi kunci untuk mengatasi segala permasalahan bisnis.
"Kolaborasi antara universitas sebagai knowledge producer penghasil riset dan inovasi, dimana media dan organisasi masyarakat sebagai intermediaries yang menjembatani hasil riset untuk dapat diterapkan, dan pemerintah sebagai enablers yang membangun ekosistem berkelanjutan serta masyarakat dan dunia usaha sebagai users pengguna hasil riset dan inovasi, menjadi jalan utama demi terciptanya integrasi,” paparnya.
Salah satu sorotan utama dalam seminar ini adalah panel diskusi yang melibatkan para akademisi dan pengusaha sukses yang telah berhasil menghadapi tantangan global dan mencapai ketahanan bisnis yang kuat. Mereka berbagi pengalaman dan strategi mereka dalam menghadapi perubahan pasar, perkembangan teknologi, dan isu-isu lingkungan.
Selain itu, peserta seminar juga memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam sesi tanya jawab secara interaktif yang membahas aplikasi praktis inovasi dan pembangunan berkelanjutan dalam bisnis sehari-hari.
Para peserta mempelajari langkah-langkah konkrit yang dapat mereka ambil untuk mendorong ketahanan bisnis di tengah ketidakpastian global.
“Seminar Nasional Manajemen (SENAMA) ini merupakan wadah yang berharga bagi para profesional dan pengusaha untuk mendapatkan wawasan baru, memperluas jaringan, dan berbagi pengalaman tentang cara menghadapi ketidakpastian global. Diharapkan melalui kegiatan ini, para pemimpin bisnis di Indonesia dapat menghadapi tantangan masa depan dengan lebih percaya diri dan memimpin perubahan menuju bisnis yang berkelanjutan,” terang Ketua SENAMA 2023, Dewi Deniaty Sholihah.
Prof. Riyanarto Sarno yang hadir sebagai pembicara menggarisbawahi pentingnya inovasi dalam memperkuat daya saing perusahaan di pasar global yang terus berubah.
“Artificial Intelligence (AI) in management saat ini sangat signifikan dalam mengubah beroperasi bisnis dan bisa menjadi katalisator inovasi dan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan,” katanya
Lead Researcher, Islamic Finance Research Cluster dan Deputy Dean, International, Industrial & Institutional Partnership di UniKL Business School, Professor Dr. Abdul Razak Bin Abdul Hadi juga menekankan bahwa untuk menjawab tantangan dalam ketidakpastian global dan mencapai 17 tujuan Sustainable Development Goals di Perguruan Tinggi diperlukan keterampilan bagi mahasiswa dan Gen-Z.
“Keterampilan yang akan menunjang kesuksesan Sustainable Enterprise adalah leadership skills, management skills, digital tech, dan entrepreneurship qualities” paparnya.
Sementara itu praktisi di bidang financial technology sebagai Co-Founder & Chief Operational Officer (COO) @komunal.id. Rico Tedyono memaparkan, Green Invesment bagi Millenial akan menghasilkan pengelolaan keuangan yang hemat sumber daya dan lingkungan yang keberlanjutan.
"Dengan memperhatikan aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan dalam pengambilan keputusan bisnis, kita dapat memastikan bahwa perusahaan kita tumbuh secara bertanggung jawab dan berkelanjutan," sambungnya.