Lutfil Hakim: Sinergitas PWI-Polri Harus Tetap Dibangun

HEM BATIK: Ketua PWI Jawa Timur, Lutfil Hakim, menyerahkan hem batik bermotif logo PWI buatan pengrajin Blitar kepada Kapolda Jatim, Irjen Pol Imam Sugianto, saat sikaturahmi di Aula PWI Jatim, Jl. Taman Apsari No. 15-17, Surabaya, Rabu (6/12/2023). (kris)

KANALSATU - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur menyambut hangat silaturahmi Kapolda Jatim, Irjen Pol. Imam Sugianto, dan berbincang santai tentang Pemilu 2024.

Suasana hangat saat sikaturahmi Kapolda Jawa Timur itu dilakukan di Aula PWI Jatim, Jl. Taman Apsari No. 15-17, Surabaya, Rabu (6/12/2023).

Lutfil Hakim, Ketua PWI Jawa Timur, mengatakan sangat senang dan menyambut hangat atas kunjungan Kapolda Jatim tersebut.

Hal itu bukan tanpa alasan, karena menurut sosok nomor 1 di PWI Jatim yang akrab disapa Pak Item ini, sudah sejak lama hubungan pers dengan Polri (Polda Jatim dan jajarannya), sudah berlangsung sangat baik.

"Saya tahu hubungan jurnalis dengan polda dan polres-polres sangat luar biasa bagus. Jadi mungkin ini mempermudah sinergitas yang harus tetap dibangun," kata Pak Item.

Pada 2012 misalnya, sinergitas ini menurut Pak Item, sudah dibangun ketika dipimpin Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo dan Ketua Dewan Pers Bagir Manan di Jambi.

Pada kesemoatan itu Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Imam Sugianto, menyampaikan permohonan karena selama satu bulan menjabat, baru bisa silaturahmi ke PWI Jawa Timur.

"Belum serah terima jabatan saja sudah dikunjungi Presiden dan juga ibu negara datang, belum lagi kegiatan-kegiatan penting lain, sehingga mohon maaf baru bisa datang," tuturnya.

Susana silaturahmi berlanjut dengan perbincangan tentang tahun politik, dan telah seminggu kampanye, kata Imam Sugianto, tidak ada hal-hal yang mengusik keamanan.

"Mudah-mudahan teman-teman, insan pers, betul-betul menjadi harapan kami untuk memberikan informasi yang mendidik kepada masyarakat dan kemudian bisa menyejukkan," ujarnya.

Dia mengakui, Jatim yang menjadi lumbung suara dalam Pemilu nanti, pastinya menjadi rebutan untuk meraup suara.

"Mari kita sama-sama kawal agar Jawa Timur di tahun depan tidak ada hal yang menonjol yang mengganggu keamanan," ungkapnya.

Karena itu Kapolda Jawa Timur mengajak insan pers di provinsi ini untuk membantu menciotakan susana dan kondisi yang menyejukkan.

"Alhamdulillah sudah sekitar satu minggu kampanye, telah berlangsung lancar dan aman. Saya mohon insan pers di sini untuk membantu menyejukkan suasana," katanya.

Menyinggung isu netralitas, Kapolda berjanji tetap netral, bahkan dia meminta segera dilaporkan jika ada hal-hal yang dinilai tidak netral. (ard)

Komentar