Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Jatim, Anggaran Tembus Rp46,9 Miliar

KANALSATU - Khofifah Indar Parawansa meresmikan rehabilitasi dan revitalisasi 45 SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta di Kabupaten Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan sebagai bagian dari program Jatim Cerdas.
Peresmian dipusatkan di SMKN 1 Tulungagung, Kamis (14/5/2026). Total anggaran yang digelontorkan untuk revitalisasi tersebut mencapai Rp46,9 miliar.
Rinciannya, Kabupaten Tulungagung mendapat alokasi Rp23,2 miliar untuk 20 sekolah, Kabupaten Trenggalek Rp8,5 miliar untuk 11 sekolah, serta Kabupaten Pacitan Rp15,1 miliar untuk 13 sekolah.
Program rehabilitasi dan revitalisasi mencakup pembangunan serta perbaikan berbagai fasilitas pendidikan. Untuk SMA meliputi ruang kelas, laboratorium biologi, perpustakaan, toilet hingga ruang administrasi.
Sementara di tingkat SMK dilakukan pembangunan ruang praktik siswa, ruang komputer, UKS, laboratorium IPA, ruang BK, ruang OSIS, hingga ruang kelas baru. Sedangkan SLB mendapatkan rehabilitasi ruang kelas, ruang keterampilan, perpustakaan, tempat ibadah, dan fasilitas pendukung lainnya.
Khofifah menegaskan revitalisasi sekolah menjadi bukti keseriusan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi siswa.
“Perhatian kita terhadap dunia pendidikan tidak setengah-setengah. Siswa Jawa Timur harus belajar di ruang yang aman, sehat, dan memuliakan martabat mereka sebagai generasi penerus bangsa,” ujar Khofifah.
Menurutnya, revitalisasi sekolah bukan hanya memperbaiki bangunan fisik, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi generasi muda Jawa Timur agar memiliki daya saing dan karakter unggul.
“Setiap rupiah yang kita keluarkan untuk pendidikan sejatinya bukan biaya belanja, tetapi investasi terbaik bagi masa depan anak-anak kita,” katanya.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menambahkan program revitalisasi menjadi komitmen pemerintah untuk membangun ekosistem pendidikan berkualitas dan meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah.
“Bukan sekadar memperbaiki fisik, melainkan membangun semangat belajar dan karakter siswa yang produktif,” ujarnya.
Pelaksana Tugas Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin juga menyatakan dukungannya terhadap sinergi pemerintah pusat, provinsi, dan seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat kualitas pendidikan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Khofifah turut menandatangani prasasti revitalisasi sekolah serta menyerahkan bantuan biaya pendidikan kepada 30 siswa SMA dan SMK dari Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan.
(KS-9)