Wamenhaj Pastikan Layanan Makkah Route Juanda Cepat, Jemaah Langsung ke Makkah

Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak menyapa jemaah haji embarkasi Surabaya di pesawat, Jumat (15/5/2026).

KANALSATU – Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak meninjau langsung pelayanan Makkah Route di Bandara Internasional Juanda, Jumat (15/5/2026). Dalam peninjauan tersebut, pemerintah memastikan proses keberangkatan jemaah haji berlangsung lebih cepat dan efisien dibanding tahun sebelumnya.

Dahnil menyebut seluruh proses pemeriksaan dokumen dan keimigrasian jemaah kini telah diselesaikan di Bandara Juanda sebelum keberangkatan menuju Arab Saudi.

Dengan sistem Makkah Route tersebut, jemaah haji Indonesia tidak perlu lagi menjalani antrean imigrasi saat tiba di Bandara Jeddah maupun Madinah. Setibanya di Arab Saudi, jemaah dapat langsung menuju bus untuk melanjutkan perjalanan ke Makkah.

“Pelayanan tahun ini jauh lebih sederhana dan cepat. Begitu tiba, jemaah bisa langsung menuju bus menuju Makkah tanpa harus antre pemeriksaan imigrasi lagi,” ujar Dahnil.

Dalam kunjungan itu, Dahnil didampingi Plt Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Jawa Timur sekaligus Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As'adul Anam, anggota Komisi VI DPR RI Kawendra Lukistian, serta perwakilan Saudi Arabia Airlines.

Selain memantau layanan Makkah Route, rombongan juga menyapa jemaah haji kloter 90 asal Kabupaten Jember dan Situbondo yang akan diberangkatkan menuju Jeddah.

Menurut Dahnil, penyederhanaan layanan menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kenyamanan jemaah haji Indonesia selama proses keberangkatan hingga tiba di Tanah Suci.

Ia memastikan pemerintah terus melakukan evaluasi agar pelayanan haji semakin optimal, termasuk mempercepat proses administrasi dan pelayanan di embarkasi.

PPIH Embarkasi Surabaya menyebut sistem pelayanan di Bandara Juanda kini berjalan sangat efisien. Proses pemeriksaan dan pelayanan jemaah bahkan hanya membutuhkan waktu sekitar 20 detik per orang.

Dahnil berharap peningkatan layanan tersebut dapat membantu jemaah lebih fokus menjalankan ibadah dan menjaga kondisi kesehatan selama berada di Arab Saudi.
(KS-9)

Komentar