Laba Airbus turun 17 persen

KANALSATU – Perusahaan pesawat Eropa, Airbus mengumumkan penurunan laba sebesar 17 persen menjadi 1,5 miliar euro (sekitar Rp23,4 triliun) di paruh pertama tahun ini, akibat masalah pada mesin untuk pesawat A320 versi baru.

”Lingkungan pesawat komersial masih sehat sementara banyaknya timbunan pesanan masih mendukung rencana peningkatan produksi kami. Namun, kami menghadapi tantangan akibat masalah mesin yang masih terjadi,” kata CEO Airbus, Tom Enders dalam sebuah pernyataan, Kamis (27/7/17).

Airbus mengatakan mereka berencana mengirim lebih dari 700 pesawat komersial yang bergantung pada bagaimana pembuat mesin memenuhi komitmen mereka.

Perusahaan tersebut telah membukukan ribuan pesanan untuk A320 versi baru, yang sebagian besar bergantung pada mesin baru untuk maskapai penerbangan yang penggunaan bahan bakarnya sedikit. Akan tetapi, masalah pada mesin yang dialami salah satu pemasok menghambat program itu.

Airbus mengatakan pengiriman sekitar 200 unit A320neo masih ditargetkan untuk 2017, namun objektif tersebut lebih menantang mengingat masalah yang terjadi pada mesin.

Pendapatan turun dibandingkan dengan paruh pertama tahun lalu menjadi 28,7 miliar euro (sekitar Rp447,7 triliun), walaupun pendapatan dari pesawat komersial menguat 3,0 persen saat pengiriman meningkat dari 296 menjadi 306 unit.
(AFP/Ant/Ks-5)
 

Komentar