Cegah Banjir, SGN Normalisasi Kanal Desa Jambean, Kediri

 

KANALSATU - PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) Anak Perusahaan Holding Perkebunan PTPN III (Persero) melalui Pabrik Gula Ngadirejo menyalurkan dana Corporate Social Reponsibility (CSR) dengan melakukan normalisasi kanal di Desa Jambean Kediri.

Dengan normalisasi ini diharapkan lahan Perkebunan dan pertanian warga tidak lagi kebanjiran saat terjadi hujan lebat. Selain itu juga memudahkan akses petani dalam melaksanakan aktivitas ke lahan dan kebun.

“Atas pengajuan Kelompok Tani Margo Mulyo, SGN melakukan normalisasi sungai serta menguatkan tanggul dan memperlebar akses jalan di kanan dan kiri kanal untuk memudahkan akses petani dalam melaksanakan aktivitas ke lahan dan kebun. Pengerjaan teknis pelaksanaan perbaikan tersebut seluruhnya dilakukan oleh para petani,” kata Kepala Sub Divisi Komunikasi dan TJSL SGN, Brilliant Johan Anugerah, Senin (8/1/2024) di Surabaya.

Kegiatan tersebut meliputi memperlebar badan kanal, mengeruk kedalaman, memperlebar dan menguatkan tanggul dan jalan setapak di sebelah kanan dan kiri kanal. Sebelumnya kanal yang membelah lahan perkebunan dan pertanian warga tersebut kecil sehingga sering meluap dan membanjiri lahan sehingga tanaman menjadi rusak.

Ketua Kelompok Tani Margo Mulyo Kediri Enda Djuanda mengatakan di musim hujan sering terjadi banjir di wilayah tersebut.

”Maka dari itu kami mengajukan bantuan agar tanggul kanal ini diperkuat oleh PG Ngadirejo dan pelaksanaannya oleh kelompok tani Margomulyo. Kanal ini tadinya cuma semacam galengan gitu jadi kami lebarkan sekitar 2 meter terus tingginya kita tambah lagi agar ketika ada musim hujan tidak meluber ke lahan pertanian,” ungkap Enda.

Pelebaran tanggul dilakukan bertujuan agar petani terutama Kelompok Tani Margomulyo memiliki akses untuk menggarap kebun, masuknya alat pertanian untuk menggarap tanah dan juga untuk mengangkut hasil panen.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama ini dengan SGN PG Ngadirejo. Sangat bermanfaat bagi kelompok tani khususnya dan masyarakat pada umumnya. Kami berharap kemitraan itu terus berlanjut sehingga simbiosis mutualisme antara petani dan PG terus berlanjut,” harap Slamet Turmudi petani Desa Jambean.

Pola penyaluran CSR melalui pemberdayaan masyarakat menjadi pilihan yang efektif, melibatkan masyarakat setempat dalam perbaikan lingkungan dan sarana umum.

Selama tahun 2023, SGN telah menyalurkan dana CSR sebesar total Rp2,089 Milyar melalui berbagai program di masing-masing Pabrik Gula SGN. Kedepan ada empat pilar yang menjadi sasaran yaitu sosial, ekonomi, lingkungan serta hukum dan tata kelola.

”Hal ini merupakan komitmen SGN dalam menerapkan aktivitas perusahaan yang berkelanjutan dengan prinsip SEG yakni Environmental, Social, and Governance,” tutup Corporate Secretary SGN Wakhyu Priyadi Siswosumarto. (KS-5)

 

Komentar