Gravied Surabaya Badminton Club Resmi Dibuka, Usung Pembinaan Terukur Sejak Usia Dini

KANALSATU – Dunia bulu tangkis Surabaya mendapat energi baru dengan resmi dibukanya Gravied Surabaya Badminton Club. Klub ini hadir dengan visi membangun pembinaan atlet secara terukur, terstruktur, dan berkelanjutan, mulai dari usia dini hingga remaja.
“Ini bukan sekadar klub, tapi wadah pembinaan. Kami ingin menciptakan lingkungan latihan yang nyaman, menyenangkan, sekaligus mampu melahirkan prestasi,” ujar Pembina Gravied Surabaya Badminton Club, G. Suryo Hadi Widodo, saat Grand Opening Gravied Surabaya Badminton Club di GOR Juwingan, Surabaya, Senin (9/2/2026).
Sejak dibuka, antusiasme masyarakat cukup tinggi. Saat ini tercatat sekitar 25–30 atlet telah bergabung, mayoritas anak-anak usia pemula.
Gravied membuka kesempatan bagi anak-anak mulai usia enam tahun, tanpa menutup peluang bagi atlet yang sudah memiliki dasar atau prestasi sebelumnya.
“Dengan konsep berlatih sekaligus bermain yang menyenangkan, kami optimistis anak-anak akan betah dan berkembang di sini,” kata Suryo.
Suryo menegaskan, pembinaan di Gravied tidak hanya berfokus pada teknik bermain, tetapi juga aspek fisik, stamina, gizi, dan pembentukan massa otot. Seluruh atlet akan dipantau perkembangannya secara berkala melalui kurikulum yang telah disusun.
“Setiap atlet kita ukur. Mulai dari staminanya, kekuatan fisik, teknik, hingga pola gizinya. Semua berjalan dengan kurikulum yang jelas,” katanya.
Hal senada disampaikan Ketua Gravied Surabaya Badminton Club Puguh Priyonggo, yang terlibat dalam penyusunan program latihan. Menurutnya, Gravied memang menargetkan pembinaan jangka panjang dengan program yang disesuaikan usia.
“Kami ingin mencetak atlet dari usia dini sampai remaja. Program dasarnya mirip klub lain, tetapi kami punya keunggulan di program fisik seperti gym, lari, dan circuit training yang ditangani trainer bersertifikasi,” jelas Puguh.
Dalam aspek kepelatihan, Gravied Surabaya Badminton Club diperkuat oleh tim pelatih berpengalaman. Para pelatih ini didukung latar belakang kepelatihan dan pengalaman panjang di dunia bulu tangkis.
Coach Rika Iswara memaparkan, konsep latihan Gravied dirancang agar atlet berkembang tanpa kehilangan kegembiraan dalam berlatih.
“Kami ingin anak-anak tidak merasa tertekan. Di sini mereka berlatih serius, tapi tetap menyenangkan. Teknik, fisik, dan mental kami bangun bertahap sesuai usia,” ujar Rika.
Ia juga menekankan pentingnya variasi latihan agar atlet tidak cepat jenuh. “Program kami dibuat dinamis. Ada latihan teknik, fisik, dan sesi bermain. Dengan begitu, anak-anak lebih semangat dan konsisten,” tambahnya.
Untuk jadwal latihan reguler, atlet berlatih tiga kali sore hari dalam sepekan, sementara pada akhir pekan difokuskan pada latihan fisik seperti gym dan lari sebelum masuk ke sesi teknik di lapangan. Bagi atlet potensial, intensitas latihan bisa mencapai lima kali dalam sepekan, dengan sistem seleksi khusus.
Dari sisi fasilitas, Gravied juga menyiapkan dukungan tambahan seperti tempat gym dan program kebugaran agar atlet tidak hanya terampil secara teknik, tetapi juga kuat secara fisik dan mental.
Bagi masyarakat yang ingin bergabung, proses pendaftaran terbilang terjangkau. Biaya pendaftaran sebesar Rp700.000, sudah termasuk SPP bulan pertama dan dua jersey. SPP bulanan selanjutnya dipatok Rp300.000.
Dukungan juga datang dari PBSI Kota Surabaya. Ermandaru, Sekretaris PBSI Kota Surabaya, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran Gravied Surabaya Badminton Club.
“Saya optimis klub ini benar-benar punya misi yang bagus. Atlet-atletnya diarahkan agar memiliki ID resmi PBSI sehingga bisa mengikuti kejuaraan,” ujar Ermandaru.
Ia menilai Gravied sebagai salah satu klub dengan fasilitas dan konsep pembinaan paling lengkap di Surabaya. “Ini klub ke-41 di Surabaya, dan termasuk yang paling komplit. Pelatihnya lengkap, ada atletik, gym, dan pendekatan modern berbasis sport science,” tambahnya.
Ke depan, Gravied Surabaya Badminton Club menargetkan lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di level regional hingga nasional, sekaligus menjadi bagian dari regenerasi bulu tangkis Surabaya dan Jawa Timur.
(KS-5)