Ratusan Pelari Padati Lokasi RPC, Antusiasme BHC Run 2026 Kian Terlihat

KANALSATU – Antusiasme masyarakat menyambut gelaran Baghraf Health Care (BHC) Run 2026 kian terasa. Sejak hari pertama Race Pack Collection (RPC) dibuka, ratusan pelari tampak memadati area Rumah Sakit Baghraf Health Care (RS BHC) Sumenep, Kamis (5/2/2026).
Event lari terbesar di Sumenep yang akan digelar pada Minggu, 8 Februari 2026 ini tak hanya mencatat ribuan pendaftar, tetapi juga lonjakan peserta yang lebih awal mengambil perlengkapan lomba.
Data panitia menunjukkan, hingga pukul 14.00 WIB, sekitar 500 runners telah melakukan pengambilan race pack, meski hari pelaksanaan masih beberapa hari lagi.
Pengambilan RPC BHC Run 2026 dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, yakni 5–7 Februari 2026. Untuk Kamis dan Jumat, layanan dibuka pukul 10.00–18.00 WIB, sementara Sabtu diperpanjang hingga pukul 20.00 WIB.
Manager Humas dan Marketing RS BHC, Sandra Rahestri, membenarkan tingginya minat peserta sejak hari pertama.
“Ini hari pertama pengambilan RPC BHC Run 2026 dan antusiasme peserta sangat luar biasa. Suasananya ramai sejak pagi,” ujarnya.
Tak sekadar ajang olahraga, BHC Run 2026 mengusung konsep sport tourism yang memadukan gaya hidup sehat, promosi wisata budaya, serta pemberdayaan UMKM lokal. Event ini diprakarsai langsung oleh RS BHC sebagai bentuk kontribusi terhadap pengembangan ekonomi dan pariwisata daerah.
Rute lari dirancang menyuguhkan panorama khas Sumenep, mulai dari aktivitas warga hingga sentra UMKM.
Garis start dan finis berada di RS BHC Sumenep, Jalan Jokotole Lingkar Barat, Babbalan, Kecamatan Batuan. Peserta akan melintasi sejumlah ruas jalan utama, seperti Jalan Arya Wiraraja, kawasan Hotel Myze, Terminal Wiraraja, lingkar timur, hingga Taman Tajamara, sebelum kembali ke lokasi awal.
Campaign Director BHC Run 2026, Arya Anugrah Jaya, menyebut event ini juga menjadi sarana memperkenalkan RS BHC sebagai rumah sakit modern di ujung timur Pulau Madura.
“Kami ingin masyarakat Jawa Timur bahkan nasional mengetahui bahwa Sumenep sudah memiliki rumah sakit dengan fasilitas dan layanan setara kota besar,” jelasnya.
Menurut Arya, RS BHC telah didukung fasilitas medis modern, layanan rawat jalan dan rawat inap yang nyaman, IGD 24 jam, serta tenaga medis profesional. Layanan rumah sakit ini juga terbuka untuk umum dan melayani pasien BPJS Kesehatan.
Daya tarik lain BHC Run 2026 terletak pada rute yang menyatu dengan kehidupan masyarakat lokal. Peserta akan melintasi kawasan pasar dan deretan UMKM yang aktif sejak pagi hari.
“Di sepanjang rute terdapat banyak spot UMKM, termasuk lokasi nongkrong favorit warga Sumenep,” tambahnya.
Sebagai bentuk dukungan nyata, panitia melibatkan UMKM secara langsung tanpa pungutan biaya. Setiap peserta kategori 5K dan 8K juga akan mendapatkan voucher belanja Rp15 ribu yang dapat digunakan di tenant UMKM.
“Kami ingin pelari tidak hanya berolahraga, tetapi juga menikmati dan mendukung produk UMKM lokal. Ini yang menjadi pembeda BHC Run dengan event lari lainnya,” pungkas Arya.
(KS-5)