Penutupan Berbagi Takjil UNESA Selama 22 Hari di Bulan Ramadan

Dr. Bachtiar Syaiful Bachri, M.Pd. Wakil Rektor II UNESA didampingi Wakil Rektor IV UNESA Prof. Dr. Dwi Cahyo Kartiko, S.Pd., M.Kes

KANALSATU - Universitas Negeri Surabaya (UNESA), menggelar kegiatan berbagi takjil dan buka puasa bersama selama 22 hari di bulan Ramadan. Dalam kegiatan tersebut, kampus menyiapkan rata-rata sekitar 4.000 hingga 4.500 porsi makanan berbuka setiap hari bagi masyarakat.

Dr. Bachtiar Syaiful Bachri, M.Pd. Wakil Rektor II UNESA, menyampaikan pada Sabtu (14/3/2026), merupakan hari terakhir pembagian takjil gratis. 

Ia menjelaskan, program tersebut ditujukan untuk berbagi kebahagiaan Ramadan dengan berbagai kalangan, mulai dari masyarakat yang tinggal di sekitar kampus, para musafir yang melintas di depan kampus saat waktu berbuka, hingga mahasiswa yang masih tinggal di kawasan sekitar.

“Tujuan utama kegiatan ini bukan menghitung berapa banyak material yang kami keluarkan, tetapi bagaimana kami dapat berbagi kebahagiaan di bulan Ramadan yang penuh berkah,” ujarnya.

Program berbagi takjil UNESA, telah berlangsung sejak tahun 2015. Pada awal pelaksanaannya, jumlah porsi yang disediakan sekitar 500 paket per hari. Namun seiring waktu jumlahnya terus meningkat menjadi 1.500, kemudian 2.000, hingga kini mencapai sekitar 4.500 porsi setiap hari.

Seluruh unit kerja, di lingkungan UNESA turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, fakultas dan direktorat mendapat jadwal bergiliran untuk menyiapkan dan melayani pembagian makanan berbuka puasa.

Sementara itu, Wakil Rektor IV UNESA Prof. Dr. Dwi Cahyo Kartiko, S.Pd., M.Kes, pengalaman melayani ribuan porsi makanan dalam waktu singkat membuat panitia semakin terbiasa mengelola kegiatan berskala besar. Selama 22 hari pelaksanaan, pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik.

Berdasarkan data panitia, berbagai kebutuhan logistik disiapkan dalam jumlah besar. Di antaranya kurma sebanyak 2,67 ton, buah-buahan sekitar 16,2 ton, serta beras mencapai 7,7 ton. Selain itu, daging sapi dan telur sekitar 3,3 ton dengan tambahan telur sekitar 1,2 ton. Menu harian berupa tahu dan tempe juga disiapkan hingga sekitar 17,6 ton, air minum 2.062 dus, kerupuk 1.6 ton, dan piring 99.000 buah. (ega)

Komentar