Nasi Tempong Tetap Nendang! Chef Katrok Pakai Garam Diet Biar Lebih Sehat

Chef Sarwan menggunakan garam diet dalam olahan masakannya.

KANALSATU – Aroma sambal pedas yang menggoda menjadi ciri utama nasi tempong. Chef Sarwan atau yang akrab disapa Chef Katrok membagikan resep nasi tempong khas Banyuwangi dengan sentuhan lebih sehat, yakni menggunakan garam diet tanpa menghilangkan cita rasa pedas yang khas.

Namun di tangan Chef Katrok, hidangan tradisional ini tak hanya soal rasa kuat, tetapi juga keseimbangan gizi.

Chef Katrok menjelaskan, memasak bukan sekadar rutinitas, melainkan perpaduan antara ketelitian dan rasa. “Memasak itu bukan hanya kebiasaan, tapi soal rasa dan ketelitian,” ujarnya.

Nasi tempong racikannya tetap mempertahankan komposisi klasik, mulai dari nasi putih, ayam ungkep, tahu, tempe goreng, ikan asin, hingga sayuran rebus. Namun, ada sentuhan berbeda pada pemilihan bumbu.

Ia memperkenalkan penggunaan garam diet atau garam sehat sebagai alternatif yang lebih ringan di tubuh, tanpa mengorbankan kelezatan.

“Garam diet ini teksturnya lembut, putih, dan mengandung yodium. Rasanya tetap gurih tapi tidak berlebihan,” jelasnya.

Chef yang kini berkarya di Grandia Resto Surabaya ini meyakini, perubahan kecil dalam bahan masakan dapat memberikan dampak besar terhadap pola makan sehari-hari.

Proses pengolahan sambal pun dilakukan dengan cermat, memastikan setiap bumbu tercampur sempurna dan menghasilkan cita rasa yang tetap “menampar” namun lebih bersahabat di lidah.

Menurutnya, makanan tradisional tidak harus selalu identik dengan rasa berat atau tinggi garam. Dengan pendekatan yang tepat, hidangan tetap bisa mempertahankan identitas sekaligus lebih sehat dikonsumsi.

Perpaduan sambal pedas, lauk gurih, dan sayuran segar pada nasi tempong ini tetap menghadirkan karakter khas, tetapi dengan sensasi yang lebih ringan.

Melalui kreasi ini, Chef Katrok ingin mengajak masyarakat untuk mulai menerapkan pola makan lebih sehat dari dapur sendiri. “Mulai dari hal kecil, seperti memilih garam yang lebih sehat, kita sudah bisa membuat perubahan,” pungkasnya. (KS-5)

Komentar