PLN UIT JBM Hadirkan Air Bersih untuk 100 Rumah di Desa Getakan

KANALSATU - Program penyediaan air bersih dari PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) mulai dirasakan manfaatnya oleh warga Desa Getakan, Kabupaten Klungkung, Bali. Sebanyak 100 rumah warga kini telah menikmati akses air bersih yang lebih mudah dan terjangkau melalui program bertema “Menjaga Air untuk Bumi yang Tangguh” tersebut.

Program yang diresmikan pada pertengahan Desember 2025 oleh General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, kini memasuki tahap evaluasi, monitoring, dan pendampingan guna memastikan keberlanjutan manfaat bagi masyarakat.

Kehadiran fasilitas air bersih ini menjadi solusi atas kebutuhan dasar masyarakat yang sebelumnya masih menghadapi keterbatasan akses air layak. Selain mempermudah kebutuhan sehari-hari warga, program tersebut juga dinilai mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa.

Dalam kegiatan monitoring terbaru, tim TJSL PLN UIT JBM didampingi jajaran BUMDes serta Perbekel Desa Getakan, Cokorda Partawa. Ia menyampaikan apresiasi atas kontribusi PLN dalam membantu masyarakat memperoleh akses air bersih yang lebih mudah.

“Keberadaan program ini sangat membantu masyarakat, terutama dalam mendapatkan akses air bersih yang lebih mudah dan terjangkau. Kami berharap pengelolaannya melalui BUMDes dapat menjaga keberlangsungan program agar manfaatnya terus dirasakan warga,” ujar Cokorda Partawa.

Tidak hanya memberi kemudahan akses, program ini juga mendorong meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan pengelolaan air bersih desa. Hal itu terlihat dari bertambahnya 12 kepala keluarga yang bergabung sebagai pelanggan aktif dalam sistem pengelolaan air milik BUMDes Desa Getakan.

General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, mengatakan monitoring dilakukan agar program TJSL tidak berhenti pada pembangunan infrastruktur semata, melainkan mampu berkembang bersama masyarakat secara berkelanjutan.

“Kami berharap program ini tidak hanya berhenti pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga bertumbuh bersama masyarakat. Karena itu, keterlibatan desa dan BUMDes menjadi bagian penting agar manfaat program terus berkembang dalam jangka panjang,” kata Ika.

Menurutnya, kolaborasi dengan pemerintah desa dan BUMDes menjadi langkah penting dalam memperkuat tata kelola layanan air bersih berbasis masyarakat. Dengan pengelolaan yang berkelanjutan, manfaat program diharapkan terus berkembang dan dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Program TJSL PLN UIT JBM ini juga sejalan dengan implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) poin 6 tentang Air Bersih dan Sanitasi Layak, yakni memastikan ketersediaan dan pengelolaan air bersih secara berkelanjutan bagi masyarakat.

Melalui penyediaan akses air bersih di Desa Getakan, PLN tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, tetapi juga mendukung peningkatan kesehatan, kesejahteraan, dan produktivitas masyarakat secara berkelanjutan.
(KS-5)

Komentar