PARFI Jawa Timur Sambut Positif Usulan Membangun 1.000 Bioskop Desa

KANALSATU - Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) Jawa Timur menyambut positif usulan Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Gerindra, Rahmawati, untuk pembangunan 1.000 bioskop desa.
Usulan itu disampaikan untuk mendukung pertumbuhan industri perfilman nasional, khususnya rumah produksi (PH) kecil di daerah.
Ketua PARFI Jawa Timur, Wira Lina, menilai program/usulan tersebut sangat positif dan diharapkan bisa segera terwujud.
Alasannya, karena keberadaan 1.000 bioskop di daerah, tentu dapat menjadi solusi pemerataan akses perfilman, sekaligus membuka ruang distribusi bagi karya sineas daerah, yang selama ini masih kesulitan menembus jaringan bioskop nasional.
“Program bioskop desa ini sangat positif karena bisa menjadi wadah bagi film-film karya anak daerah lebih dekat dengan masyarakat."
"Ini juga dapat menghidupkan ekosistem perfilman dan ekonomi kreatif di daerah,” ujarnya di Kantor PARFI Jawa Timur, Senin (25/5/2026).
Diketahui, Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Gerindra, Rahmawati, telah mengusulkan pembangunan 1.000 bioskop desa melalui APBN 2027.
Tujuan usulan itu adalah untuk membantu PH kecil dan rumah produksi daerah agar lebih mudah menayangkan film serta mengembangkan industri kreatif lokal.
Sebelumnya, Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, yang juga resmi sebagai Ketua Dewan Pembina Persatuan PARFI '56, juga menegaskan bahwa perfilman merupakan salah satu instrumen penting diplomasi budaya Indonesia yang mampu memperkenalkan identitas, nilai, serta keberagaman budaya Indonesia kepada masyarakat dunia.
Oleh karena itu, Kemenbud berkomitmen memperkuat ekosistem perfilman nasional dari hulu hingga hilir, termasuk mendorong lahirnya lebih banyak karya berkualitas yang berakar pada kekayaan budaya Indonesia.
Dukungan menggenjot industri perfilman nasional itu sebelumnya juga getol disuarakan Wakil Ketua Komisi X DPR RI Periode 2019-2024, Dede Yusuf Macan Effendi.
Kata mantan bintang film era tahun 80-an ini, hanya ada satu kuncinya, yaitu dengan menghadirkan lebih banyak bioskop-bioskop di daerah.
Dengan membuat bioskop di daerah-daerah, katanya, maka akan makin banyak penonton yang menonton film Indonesia.
Wira Lina menambahkan, sebagai sosok terdepan di PARFI Jawa Timur, dirinya sangat berharap agar rencana positif itu segera terealisasi.
Tidak hanya pembangunan bioskop desa, juga disarankan bahwa langkah positif itu perlu dibarengi dengan pembinaan sumber daya manusia (SDM) perfilman, dukungan produksi, serta keterlibatan komunitas dan pekerja seni lokal.
"Ini penting agar program tidak hanya sebatas pembangunan fisik semata, namun potensi dan SDM hulu sampai hilir bisa merasakan manfaatnya."
"Karena itu PARFI Jawa Timur juga berharap pemerintah pusat dapat melibatkan organisasi perfilman daerah dalam pelaksanaan program itu agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh insan perfilman di seluruh Indonesia," tegas artis film dan juga dikenal sebagai waratwati itu. Wira Lina. (ard)