Jurnalis AFP dan keluarga tewas ditembak

Aparat keamanan Afghanistan menyisir sekitar Hotel Serena Kabul menyusul serangan yang menewaskan sembilan warga sipil.

KABUL (WIN): Sardar Ahmad, seorang wartawan di kantor berita Prancis Agence France-Presse (AFP), ditemukan tewas menyusul terjadinya sebuah serangan di Hotel Serena Kabul. Akhir karir tragis wartawan AFP itu telah dikonfirmasi pada para pejabat berwenang di Kabul, Jumat (21/3/14).

Ahmad (40) ditembak mati bersama istri dan dua dari tiga anaknya ketika orang-orang bersenjata menyerang hotel mewah di kawasan pusat ibukota Afghanistan itu pada Kamis (20/3/14) malam. Selain Ahmad dan keluarganya, sedikitnya lima warga sipil lainnya juga menemui ajal.

Wakil Menteri Dalam Negeri Afghanistan Jenderal Mohammad Ayoub Salangi mengatakan, informasi yang didapat sementara menyebutkan, serangan yang diduga menggunakan senjata pistol itu juga melukai enam orang sipil. Insiden bermula saat empat remaja memasuki Hotel Serena dan menembak secara acak.

Seorang staf fotografer AFP mengidentifikasi, ada empat mayat di sebuah rumah sakit pusat kota. Dia mengatakan, putra bungsu keluarga Ahmad tengah menjalani perawatan darurat setelah terluka parah akibat serangan itu.

Ahmad yang juga bekerja pada perusahaan media Kabul Pressistan, bergabung dengan AFP pada tahun 2003. Dia akhirnya dipercaya menjadi reporter senior kantor berita Prancis itu di kantor Perwakilan Kabul.

Selama bekerja untuk AFP, Ahmad disebut telah melalui penugasan beragam. Diantaranya meliput semua aspek kehidupan, mulai perang dan politik yang berkecamuk di Afghanistan, negara asalnya.(win10)

Komentar