Persida ditahan imbang Perseta 1-1

KANALSATU - Persida Sidoarjo harus berbagi poin saat menjamu Perseta Tulungagung dalam lanjutan kompetisi Divisi Utama (DU). Bertanding dihadapan publik sendiri di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Rabu (4/6/14) sore, Persida hanya mampu mengakhiri pertandingan dengan skor imbang 1-1.

Sekilas jalannya pertandingan, skuad Persida yang berkostum biru donker, sebenarnya lebih mendominasi jalannya pertandingan pada menit-menit pertama. Bermaterikan mantan pemain Persebaya yang dulu tampil di kompetisi Indonesia Premier League (IPL) dan Divisi Utama, mereka bermain cukup cantik. Bola-bola pendek, umpan crossing selalu tepat sasaran. Sayangnya, penyelesaian akhir kurang matang.

Setidaknya pada menit 10 dan 15, Persida mendapat tiga peluang emas lewat Supaham dan Robin Bagus. Namun penyelesaian akhir yang lemah membuat kedua peluang itu terbuang percuma. Pada menit ke-15, Zaenal Abidin mendapat dua kesempatan emas. Lagi-lagi, tembakannya kurang akurat.

Satu-satunya peluang gol hanya melalui titik putih, setelah Supaham dijatuhkan Wawan Widiantoro di kotak terlarang pada menit ke-27. Wawan pun mendapat kartu kuning. Uston yang menjadi eksekutor melesakkan tembakan keras yang gagal diantisipasi penjaga gawang Perseta Agus Salim. Skore berubah 1-0 untuk keunggulan Persida.

Setelah unggul, tim berjuluk Laskar Jenggolo ini sebenarnya banyak mendapatkan peluang mencetak gol lewat Zaenal, Supaham maupun Robin. Hanya saja, tak ada satupun yang terkonversi menjadi gol.

Sampai akhirnya, Perseta yang pada pertandingan ini berkostum hijau putih, berhasil menyamakan skor pada menit 52. Erfan Hidayatullah pemain bernomor punggung 88, memecahkan kebuntuan Perseta. Berawal dari kemelut di depan gawang Persida, bola heading Banaken Bassoken membentur tiang gawang. Bola muntah berhasil dikonversi menjadi gol oleh eks pemain Persebaya dan Persepam Madura United itu. Skor imbang 1-1 bertahan hingga laga bubar.

Usai pertandingan, pelatih Persida Hayatul Fauzi mengaku keberuntungannya belum ada. "Kami menciptakan banyak peluang harusnya bisa tiga gol. Tapi hasil seri sudah bagus," aku Fauzi.

Sementata itu, pelatih Perseta Tulungagung Syamsul Bahri mengungkapkan, strategi yang diterapkan kepada anak buahnya untuk mencuri poin sudah tercapai. Meskipun target tiga poin tak terpenuhi. "Begitu ketinggalan, formasi saya ubah dari 4-4-2 menjadi 4-3-1-2, tujuannya mencetak gol. Hasilnya cukup baik, karena persiapan kami hanya seminggu," ujar Syamsul.(win16/win6)

Komentar