Budi Hartono, terkaya Indonesia

(WIN): Siapa bilang kalau orang Indonesia tak bisa menjadi orang sukses? Semuanya terpatahkan dengan bertenggernya Budi dan Michael Hartono menjadi orang terkaya di Indonesia versi majalah Globe Asia edisi Juni 2013.
Bertahun-tahun lamanya, duo pengusaha rokok ini tercatat sebagai orang terkaya di Indonesia, negara yang berpenduduk 230 juta jiwa. Dari versi Globe Asia bahwa kedua orang tersebut kini memiliki US$15,5 miliar. Lantas, apa yang menjadikan mereka berdua tekaya di Indonesia?
Rokok Djarum sendiri memang memberi sumbangan besar. Setara dengan industri keuangan dan propertinya, namun demikian keduanya adalah bos PT Bank Central Asia Tbk (BCA), bank dengan pemilik nasabah kelas menengah-atas dan terbesar di Indonesia. Selain itu, mereka juga memiliki perkebunan sawit seluas 65.000 hektare di Kalimantan Barat sejak tahun 2008, serta sejumlah properti di antaranya pemilik Grand Indonesia.
Michael Hartono adalah orang yang mampu membuat rokok menjadi sumber kekuatan ekonominya selain perbankan. Pria dengan 4 orang anak ini pemilik perusahaan rokok kretek yang terkenal di Indonesia. Namun karir untuk menuju kesuksesan tak semudah membalikan tekapak tangan kita, perjuang tak tak pernah henti demi meraih impian terus dilakukan. Begitu juga dengan segala rintangan yang ada.
Seperti judul lagu “Jatuh Bangun” yang didendangkan dengan irama musik Dangdut, tak membuatnya selalu putus asa. Bahkan kejadian yang menimpa pabrik ayahnya, dimana semua aset produksi rokok Djarum ludes saat dilalap si jago merah sekitar tahun 1960-an. Sudah jatuh tertimpa tangga, ayah yang dikasihinya juga telah pergi meninggalkan semua yang dicintainya.
Nah, sebuah kebangkitan mulai ditata ulang untuk mengembalikan kejayaan seperti yang pernah dibangun oleh mendiang Ayahnya. Perlahan namun pasti kedua bersaudara ini mulai membangun sebuah monumen kesuksesan dengan sisa-sisa aset yang dimiliki. Dengan kekuatan seluruh tenaga kedua bersaudara ini mulai menjajakan produksinya dengan tangannya sendiri, bahkan berusaha untuk menembus pasar luar negeri yang dikuasai oleh produksi maju berkembang layaknya Amerika.
Sekarang, Djarum menjadi produk rokok yang diminati banyak orang, bahkan di Amerika Serikat. Hal ini menyebabkan dirinya menjadi orang paling kaya di Indonesia dengan menghasilkan harta berlimpah. Selain berbisnis rokok, beliau adalah seorang yang sangat berperan dalam bisnis perbankan. Beliau memiliki saham yang besar di Bank Central Asia. Beliau memiliki 51 persen saham disana.
Perkembangan sektor perbankan tentu saja memberikan pengaruh yang baik terhadap pertumbuhan saham mereka. Ada banyak lagi bisnis penting yang dipegang oleh beliau. Perkebunan sawit di daerah Kalimantan Barat adalah salah satu ladang investasinya. Dengan luas kebun sekitar 65.000 hektar, beliau pasti mampu meraup keuntungan yang sangat besar. Grand Indonesia pun adalah salah satu properti milik beliau.
Nama lengkap beliau adalah Michael Bambang Hartono. Bersama adiknya, Budi Hartono, beliau mampu mengumpulkan kekayaan yang berlebih dari bisnis rokok, perbankan dan properti. Pengelolaan yang baik oleh beliau menghasilkan keuntungan yang sangat besar sekali.
Walaupun rokok adalah barang yang masih menjadi kontroversi di Indonesia, beliau masih bisa mencari celah lain untuk menghasilkan uang yang berlimpah. Ditambah lagi, Djarum bukanlah satu-satunya pemain di industri rokok Indonesia. Masih banyak sekali merek-merek ternama yang bersaing memperebutkan konsumen.
Namun, hal ini tetap tidak menggoyahkan Djarum. Kekayaan yang beliau kumpulkan memang bukan saja berasal dari rokok. Ada beberapa bisnis lagi yang beliau lakukan agar beliau masih bisa menikmati kerja kerasnya sepanjang hidupnya.(win12)