Turki pantau pergerakan tentara Rusia di perbatasan

KANALSATU – Menyusul krisis kedua negara, Turki terus memantau secara intens pergerakan tentara Rusia di Suriah dekat wilayah perbatasannya, setelah terdapat laporan bahwa para personel militer ditempatkandi Kota perbatasan Qamishli, Suriah. Demikian dikatakan seorang pemerintahan di Ankara pada Jumat (22/01).

Observatorium HAM Suriah asal Inggris mengatakan Rusia mengirimkan sejumlah teknisi ke Qamishli untuk memperkuat landasan dan meningkatkan kapasitas sebuah bandara di sebelah kota tersebut.

Laporan pergerakan Rusia ke Qamishli muncul saat Ankara dan Moskow mengalami krisis terbesar kedua negara dalam beberapa tahun terakhir terkait penembakan jatuh seuah pesawat militer Rusia oleh Turki pada 24 November.

Para pemantau mengatakan Rusia, yang selama bertahun-tahun terlibat sengketa dengan Turki atas konflik Suriah, kemungkinan ingin memperbaiki bandara tersebut sebagai pangkalan Rusia, seperti yang terjadi di Hmeimim, provinsi Latakia.

Qamishli terletak di sebelah selatan Kota perbatasan Nusaybin, Turki. “Saya bisa mengatakan bahwa Turki memantau secara intens semua pergerakan militer di wilayah perbatasannya terutama di perbatasan dengan Suriah,” kata narasumber pemerintah, yang enggan disebutkan namanya, kepada AFP. (AFP/ant/win3)

Komentar