Prancis larang demonstrasi anti-imigran di Calais

KANALSATU - Prancis melarang unjuk rasa di lokasi kamp pengungsi dekat Calais, Rabu (03/02), menjelang rencana demonstrasi dari organisasi anti-Islam Pegida

Menteri Dalam Negeri Bernard Cazeneuve mengatakan dia meminta pihak berwenang setempat di pelabuhan Prancis utara itu untuk mencegah semua demonstrasi dari kelompok apa pun.

Dia mengatakan pelarangan itu terutama mencakup “semua kelompok yang menciptakan ketegangan, perpecahan dan kekerasan” dan akan berlaku selama dibutuhkan.

Sedikitinya 4.000 imigran dan pengungsi tinggal di sebuah kamp di wilayah pinggiran Calais, yang dikenal sebagai “Hutan”, berharap dapat menyelundupkan diri ke Inggris dengan menggunakan truk atau kereta.

Kelompok anti-Islam Pegida, yang berawal sebagai gerakan di Jerman pada pertengahan 2014 dan sejak itu menyebar ke Prancis dan negara-negara Eropa lainnya, berencana untuk menggelar unjuk rasa di pusat kota itu pada Sabtu.

Kepala daerah setempat meminta pelarangan atas demonstrasi tersebut, seraya mengatakan unjuk rasa itu digelar “kelompok ekstremis” dan berisiko memicu bentrokan antara gerakan ekstrem kanan dan kiri.(AFP/antara)

Komentar